Kamis 12 Januari 2023, 16:10 WIB

Benny Tjokro Divonis Penjara Nihil dan Pengganti Rp5,7 Triliun

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Benny Tjokro Divonis Penjara Nihil dan Pengganti Rp5,7 Triliun

Antara
Terdakwa kasus dugaan korupsi di PT ASABRI Benny Tjokrosaputro. 

 

KOMISARIS PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro atau Bentjok bebas dari hukuman penjara dalam kasus dugaan korupsi di PT ASABRI. Alasannya dia sudah mendapatkan vonis kurungan seumur hidup dalam perkara rasuah di PT Asuransi Jiwasraya.

"Karena terdakwa sudah dijatuhi pidana seumur hidup dalam perkara PT Asuransi Jiwasraya, maka pidana yang dijatuhkan dalam perkara a quo adalah pidana nihil," kata Hakim Ketua IG Eko Purwanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/1).

Benny sejatinya dituntut hukuman mati dalam kasus ini. Namun, hakim menolak permintaan itu karena pertimbangan jaksa di luar pasal yang didakwakan.

Selain itu, jaksa dinilai tidak mengindahkan kondisi tertentu dalam persidangan. Tindakan koruptif yang dilakukan Benny juga terjadi saat negara dalam kondisi kondusif.

"Majelis hakim tidak sependapat dengan penuntut umum yang menuntut pidana mati," ucap Eko.

Hakim juga menilai tindakan koruptif yang dilakukan Benny tidak berulang. Karena, kasus di PT ASABRI dan PT Jiwasraya terjadi berbarengan.

Selain itu, Benny diberikan pidana pembayaran uang pengganti sebesar Rp5.733.250.247.731. Duit itu wajib dibayarkan dalam waktu sebulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap.

Baca juga: Kasus DNA Pro, Daniel Abe dan Dedi Tumaidi Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp4 Miliar

Sebelumnya, jaksa menuntut Benny Tjokrosaputro dihukum mati. Benny dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT ASABRI tahun 2012-2019. 

Benny dinilai terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Perkara korupsi tersebut merupakan kasus kedua yang menjerat Benny. Sebelumnya, dia terbukti korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya.

Kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT ASABRI telah merugikan keuangan negara sebesar Rp22,788 triliun. Terdapat delapan terdakwa dalam perkara ini. (P-5)

Baca Juga

Antara

NasDem: Upaya Perdamaian di Papua tidak Boleh Terhenti

👤Putra Ananda 🕔Kamis 09 Februari 2023, 19:57 WIB
UPAYA perdamaian di Tanah Papua tidak boleh terhenti meski Komnas HAM telah menghentikan kesepakatan Jeda Kemanusiaan di...
MI/Eva Pardiana.

Bubarkan GP Mania, Joman Lirik Anies, Puan, Prabowo

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Kamis 09 Februari 2023, 19:52 WIB
Namun, pihaknya bakal melihat kompetensi dan visi misi masing-masing calon. Apalagi, setiap tokoh sudah memiliki jargon masing-masing saat...
ANTARA

KPU Butuh Kepastian Sistim Pemilu Proporsional Terbuka Atau Tertutup

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 09 Februari 2023, 19:51 WIB
KPU RI menyatakan pihaknya membutuhkan kepastian berkaitan dengan sistim proporsional tertutup atau terbuka yang akan diimplikasikan dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya