Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH memasuki masa pensiun, mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memiliki peluang masuk dalam kabinet Presiden Joko Widodo. Diketahui, Andika menyerahkan jabatan Panglima TNI ke Laksamana Yudo Margono hari ini, Selasa (20/12).
Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas mengatakan, Andika memiliki hubungan dengan Jokowi sejak 2014 sejak menjabat sebagai Komandan Paspampres. Penunjukan Andika menjadi Panglima TNI pun, lanjutnya, sedikit banyak menunjukkan kepercayaan dan kenyamanan yang dirasakan Jokowi.
"Jika melihat dari rekam jejak hubungan keduanya maka bisa saja Jokowi mempercayakan posisi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dipegang Andika. Apalagi, saat ini jabatan tersebut juga dipegang sosok mantan Panglima TNI, Moeldoko," kata Anton melalui keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Selasa (20/12)
Menurut Anton, pos Kepala KSP hanya diisi oleh sosok yang mendapatkan kepercayaan oleh Kepala Negara. Oleh karena itu, posisi tersebut dinilai cukup sentral. Selain Kepala KSP, ia juga menyebut posisi lain yang mungkin ditawarkan Andika, yaitu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Seperti halnya Kepala KSP, Kepala BIN juga dipegang oleh figur yang dipercaya Jokowi. Sebab, Kepala BIN merupakan mata dan telinga Presiden. Jabatan tersebut dinilai cocok dengan Andika mengingat pernah menangkap terduga teroris Umar Faruq pada 2002 lalu.
Di samping masuk kabinet Jokowi, Anton mengatakan bahwa Andika berpotensi menyeriusi karier politik dengan menjadi bakal calon presiden maupun bakal calon wakil presiden dalam kontestasi Pilpres 2024. Andika merupakan salah satu sosok berlatar militer yang namanya mencuat dalam bursa capres dan cawapes selain Agus Harimurti Yudhoyono dan Prabowo Subianto.
"Namanya (Andika) pun sempat masuk dalam bursa capres Partai NasDem," tandas Anton.
Dalam acara serah terima jabatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Andika masih enggan mengungkap rencana ke depan setelah menyelesaikan dinas kemiliterannya. Ia mengaku akan mengatakannya setelah resmi pensiun pada awal 2023.
"Sesuai dengan peraturan yang berlaku baru 1 Januari. Apa yang saya lakukan? Ya nanti saja setelah saya pensiun, kita ketemu lagi," kata Andika.
Saat dikonfirmasi terkait rencana terjun ke dunia politik ataupun menjadi menteri setelah pensiun, ia juga masih enggan menanggapinya. "Nanti saja, nanti," tandasnya. (OL-8)
KASUS penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus didesak agar dibawa ke peradilan militer karena melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Margarito menekankan bahwa dalam negara hukum demokratis, aspek utama yang harus dijunjung adalah profesionalisme aparat penegak hukum.
Kementerian HAM mengatakan kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus memiliki dimensi strategis, menjadi perhatian luas publik sekaligus sorotan internasional
GURU Besar Unpad Muradi mengapresiasi kerja Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) menahan empat personel Bais TNI terduga pelaku penyiraman air keras Andrie Yunus
Selain Tom Lembong, masih ada beberapa mantan menteri era Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Berikut beberapa mantan menteri tersebut.
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Jokowi.
“Setahu saya ada. Kan Pak Prabowo sudah ngomong kalau nama-nama dari kabinet Pak Jokowi yang bagus-bagus akan juga dipakai untuk membantu beliau."
MENTERI Sosial Tri Rismaharini bungkam saat ditanya rencana mundur dari kabinet Presiden Jokowi. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media, Selasa (3/9).
PDIP berharap reshuffle kabinet di akhir masa jabatan ditujukan untuk meningkatkan kinerja. Pasalnya, persoalan perekonomian rakyat mendesak untuk diselesaikan.
Saat ditanya lebih lanjut soal Menteri ESDM Arifin Tasrif yang akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden enggan menjawab kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved