Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI NasDem mengkritik unggahan foto politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul di media sosial yang bernarasi Indonesia akan hancur jika dipimpin Anies Baswedan. Ruhut pun diminta menyampaikan pernyataan yang tak berdasar.
Foto itu diunggah Ruhut melalui akun Twitter-nya @ruhutsitompul. Dalam foto tersebut, Indonesia akan hancur karena gerakan radikal akan tumbuh subur dan memecahkan NKRI.
"Ketimbang terus menerus mereproduksi narasi semacam itu akan lebih baik narasinya seputar gagasan. Sesuatu yang akan membuat bangsa ini semakin cerdas, sesuatu yang akan membawa politik kita menjadi semakin berkualitas," kata Ketua DPP NasDem Willy Aditya melalui keterangannya, Kamis (15/12).
Wakil Ketua Fraksi NasDem itu menyampaikan pernyataan tudingan tersebut tak berdasar. Pernyataan itu didasari semangat kebencian saja. "Seolah politik itu hitam-putih, seolah manusia itu monolitik dan tidak bisa berubah," ungkap dia.
Dia menyampaikan pernyataan Ruhut sebagai sebuah kampanye usang. Soalnya, itu hanya memproduksi isu lama.
Menurut dia, hal itu dinilai tak sesuai dengan perkembangan. Sebab, generasi bangsa terus tumbuh dan belajar. "Tidak akan gampang dipengaruhi oleh hal-hal semacam itu," sebut dia.
Dia pun menyarankan Ruhut mengganti narasi kampanye. Apalagi yang dituduhkan tidak teruji sama sekali selama Anies menjabat sebagai Gubernur Jakarta maupun setelahnya.
Salah satu buktinya yaitu kunjungan Anies ke Papua. Di sana, eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menghadiri peringatan Natal bersama Bumi Cenderawasih. "Jadi, suara-suara seperti yang dituduhkan itu sama sekali tidak berdasar," ujar dia.
Dia menyampaikan pencalonan Anies sudah sesuai konstitusional. Semua prosedur dan syaratnya dipenuhi. Ini sama seperti nama-nama lain yang berpotensi menjadi capres. "Jadi, sudahilah tuduhan dan prejudice-prejudice yang tak berdasar," ujar dia. (OL-14)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved