Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Komandan Paspampres Wahju Hidajat Soedjatmiko mengatakan perempuan bersenjata api yang berada di lingkungan luar Istana Kepresidenan Jakarta telah ditangkap dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Wahju menjelaskan, saat ditangkap, perempuan tanpa identitas itu belum melakukan upaya penerobosan.
Ia hanya berdiri di dekat Pos Utama Paspampres di depan Istana Merdeka, dengan menunjukkan perilaku mencurigakan.
“Perempuan tersebut tidak menerobos Istana tapi ada kewaspadaan dari anggota kami. Ketika ada anggota yang menghampiri, perempuan itu langsung mengacungkan senjata ke arah anggota,” ucap Wahju melalui keterangan resmi, Selasa (25/10).
Melihat situasi tersebut, anggota Paspampres langsung mengambil senjata api yang ditodongkan dan menyerahkan perempuan mencurigakan itu kepada anggota Polisi Lalu Lintas yang sedang bertugas di depan Istana.
“Saat ini perempuan tersebut sudah berada di Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan. Untuk lebih lanjut silakan ditanyakan kepada Polda Metro Jaya,” tandas Wahju.
Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, pada pukul 07.00 WIB, anggota kepolisian menangkap seorang perempuan yang membawa senjata api.
Polisi menyatakan perempuan itu berjalan kaki dari arah Harmoni menuju Medan Merdeka Utara. Saat tiba di pintu masuk Istana, ia menodongkan pistol ke arah anggota Paspampres. (OL-12)
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada prajuritnya yang terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres) Kolonel Infanteri Mulyo Junaidi memberikan penjelasan terkait video yang beredar di media sosial .
Tindakan Paspampres sudah terkualifikasi menghalangi kebebasan berpendapat
PRESIDEN Prabowo Subianto menegur seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di sela kunjungannya ke Indo Defence Expo & Forum di JIEXPO Kemayoran, Jakarta,
Paspampres mengakui bus kesatuan menabrak pilar halte TransJakarta di Petamburan, Jakarta Pusat,Senin (30/9) sekitar pukul 16.45 WIB karena rem kendaraan blong.
KOMANDAN Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Achiruddin meminta masyarakat tidak agresif dan terkesan membahayakan saat bertemu Presiden Joko Widodo.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Sifat rekomendasi tersebut cenderung konvensional dan sudah umum dikenal dalam diskursus reformasi kepolisian di Indonesia.
Komitmen tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved