Senin 25 Juli 2022, 13:05 WIB

KPK Jemput Paksa Mardani Maming

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Jemput Paksa Mardani Maming

Antara
mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalankan upaya pemanggilan paksa terhadap mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming. Guna menjalankan tugas itu, sejumlah lokasi di Jakarta digeledah penyidik KPK untuk mencari keberadaan Mardani.

"Tim penyidik melakukan penggeledahan di salah satu apartemen di Jakarta dalam rangka jemput paksa tersangka dugaan korupsi izin usaha pertambangan di Tanah Bumbu Kalsel (Mardani Maming)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Senin (25/7).

Ali enggan memerinci lebih lanjut lokasi apartemen yang digeledah. Upaya paksa ini dilakukan karena Mardani mangkir lagi saat panggilan kedua pada 21 Juli 2022.

"Saat ini (penggeledahan) masih berlangsung, perkembangan akan disampaikan," ujar Ali.

Baca juga: Penyidik KPK Pantau Sidang Praperadilan Mardani Maming

KPK menegaskan Mardani sudah tidak kooperatif dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait izin usaha pertambangan di Tanah Bumbu. Alasan mangkir karena praperadilan tidak bisa dimaklumi Lembaga Antikorupsi.

"Proses praperadilan hanya untuk menguji syarat formil keabsahan bukan untuk menguji substansi penyidikan dan tentu kami hargai proses dimaksud," tutur Ali.

KPK membuka penyidikan baru terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. KPK sudah menetapkan tersangka dalam kasus itu.

Lembaga Antikorupsi belum membeberkan nama tersangka secara resmi. Namun, Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi menyebut dua orang dicegah KPK dalam kasus ini, yakni mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming dan adiknya, Rois Sunandar.

Maming dicegah karena berstatus tersangka. Pihak Imigrasi tidak memerinci status Rois dalam pencegahan itu. Rois pernah diperiksa KPK saat kasus itu di tahap penyelidikan.

Mardani diperiksa KPK pada 2 Juni 2022. Dia mengaku diperiksa terkait masalahnya dengan pemilik PT Jhonlin Group Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam. (P-5)

Baca Juga

dok.Ant

Pelaku Obstruction of Justice dalam Kasus kematian Brigadir J, seluruhnya dari DivPropam Polri

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:54 WIB
PELAKU obstruction of justice atau  menghalangi penyidikan dalam kasus pembunuhan Brigadir J seluruhnya dari Divpropam...
dok.ist

FKPP: Suharso Didemo Karena Dinilai Menistakan Kiai dan Pesantren

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:44 WIB
Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) berunjurasa di depan Gedung DPP PPP karena ucapan Ketum PPP Suharso Monoarfa dinilai menistakan kiao...
Ist

Jumat Berkah, Sahabat Ganjar Tabur Kebaikan di Lima Provinsi 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 22:12 WIB
Sahabat Ganjar membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di Kota Jakarta Barat, Kabupaten Indramayu, Kota Bukittiggi, Kabupaten...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya