Senin 04 Juli 2022, 08:00 WIB

ICW Minta Dewas KPK Pecat Lili Pintauli

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
ICW Minta Dewas KPK Pecat Lili Pintauli

MI/Susanto
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar (tengah)

 

INDONESIA Corruption Watch (ICW) meminta Dewan Pengawas (Dewas) tegas dalam memberikan hukuman etik kepada Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar. Hukuman pemecatan diharap diberikan ke Lili jika terbukti menerima tiket menonton MotoGP.

"ICW mendesak Dewan Pengawas untuk menjatuhkan sanksi berat berupa permintaan pengunduran diri terhadap saudara Lili," kata Peneliti dari ICW Kurnia Ramadhana melalui keterangan tertulis, Senin (4/7).

Kurnia juga meminta Dewas memberikan rekomendasi pemecatan Lili ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rekomendasi itu bisa diserahkan ke Kepala Negara jika Lili menolak mundur dari jabatannya.

Baca juga: KPK Soal Sidang Lili: Penegakan Etik Dewas Menguatkan Pemberantasan Korupsi

"Hal ini legal dan diatur dalam Pasal 32 ayat (1) huruf c jo ayat (4) UU Nomor 19 Tahun 2019 terkait kewenangan presiden untuk memberhentikan Pimpinan KPK dengan alasan melakukan perbuatan tercela," ujar Kurnia.

ICW menilai hukuman pemecatan pantas untuk Lili dalam pelanggaran etik ini. Pasalnya, Lili sudah dua kali menjalani sidang etik.

Lili dilaporkan ke Dewas KPK karena diduga menerima beberapa fasilitas saat menonton MotoGP di Mandalika. Dia diduga mendapatkan akomodasi hotel hingga tiket MotoGP dari salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).

Persidangan Lili di Dewas KPK terkait laporan tersebut akan digelar pada Selasa (5/7). Sidang akan digelar secara tertutup dan hanya dibuka untuk umum saat pembacaan putusan. (OL-1)

Baca Juga

Medcom

PB PMII Ingatkan KPU-Bawaslu dan Parpol Agar tidak Korupsi Jelang Pemilu 2024

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 07:45 WIB
"Bawaslu, KPU, dan Parpol harus bersih dari praktik korupsi. Jangan sampai penyelenggara dan partai politik...
MI/PIUS ERLANGGA

Hari Terakhir Pendaftaran Peserta Pemilu 2024, Dua Parpol belum Konfirmasi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 06:30 WIB
Pada hari terakhir tahapan pendaftaran, ada sepuluh parpol yang akan berbondong-bondong mendatangi...
Dok.MI

Formappi: Fungsi Legislasi DPR Biasa Saja

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:47 WIB
Delapan RUU lainnya, ujar Lucius, merupakan RUU Kumulatif Terbuka yang semuanya terkait undang-undang provinsi (5 RUU) dan daerah otonomi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya