Rabu 29 Juni 2022, 12:32 WIB

Pemerintah Harus Ungkap Kematian WNI di Malaysia

Sri Utami | Politik dan Hukum
Pemerintah Harus Ungkap Kematian WNI di Malaysia

Ist/DPR
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta.

 

ADANYA temuan Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) yang mengungkap sekitar 149 Warga Negara Indonesia (WNI) meninggal dunia di 5 pusat tahanan imigrasi di Sabah Malaysia, menjadi sinyal lemahnya pendampingan terhadap warga negara di luar negeri.

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengatakan pemerintah harus memberikan perhatian ekstra untuk mengungkap kebenaran temuan ini.

"Saya minta Kemenlu untuk segera menindaklanjuti temuan ini, apalagi juga muncul kabar adanya penyiksaan yang selama ini dialami tahanan WNI di sana," ujarnya saat dihubungi, Rabu (29/6).

Adanya informasi yang beredar di beberapa media massa bahwa kejadian penyiksaan WNI telah berlangsung bertahun-tahun, menurut Sukamta juga perlu diungkap secara menyeluruh. Jika kasus ini sudah berlangsung lama seharusnya pihak Kedubes Indonesia di Malaysia mengetahui kejadian tersebut.

Baca juga: DPR Apresiasi Kinerja BP2MI, Salah Satunya Pemberantasan Mafia Penempatan Kerja 

"Saya kira ini ada yang aneh, temuan KBMB disebut berdasar data dari Kedubes Malaysia di Jakarta ada ratusan tahanan WNI yang meninggal di tahanan selama tahun 2021-2022, sementara menurut KJRI hanya ada 7 tahanan WNI yang meninggal dalam kurun waktu yang sama. Perbedaan datanya sangat mencolok.," cetus Sukamta.

Untuk mengoptimalkan proses penyidikan, Wakil Ketua Fraksi PKS mengusulkan dibentuk tim adhoc yang terdiri dari Kemenlu, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), interpol Indonesia, juga melibatkan perwakilan dari organisasi pekerja migran.

"Saya berharap kasus ini bisa segera diungkap, karena sangat ironis jika temuan ini betul terjadi. Pemerintah juga perlu segera membuat langkah dan kebijakan yang tegas agar tidak terulang kejadian yang sama di masa depan," tukasnya. (Sru/OL-09)

Baca Juga

 MI/Tri Subarkah

Diperiksa Lagi, Surya Darmadi Siap Bela Diri

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 11:50 WIB
Pengacara Surya, Juniver Gisang mengutip pernyataan kliennya 'Saya siap mengikuti proses lebih lanjut, dengan demikian saya bisa bela...
Antara

Keputusan Jokowi Bentuk Tim Penyelesaian Non-yudisial Kasus HAM Disesalkan Keluarga Korban

👤¬†Indriyani Astuti 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 11:27 WIB
Tanpa adanya pengadilan HAM, negara hanya akan mengokohkan impunitas bagi para...
MI/Adam Dwi Putra

Ditangkap Lagi, Eks Walkot Cimahi Terseret Kasus yang Melibatkan Mantan Penyidik KPK

👤Fachri Audhia Hafiez¬† 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:40 WIB
KPK membuka penyidikan baru kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat mantan Wali Kota (Walkot) Cimahi Ajay M Priyatna,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya