Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia memberikan klarifikasi terkait dugaan tenaga kerja Indonesia (TKI) perempuan yang ditemukan di peti es dalam kondisi masih hidup.
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu Judha Nugraha mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan terkait peristiwa penemuan TKI di peti es dalam kondisi masih hidup
"Hingga saat ini baik KBRI Hanoi maupun KBRI Phnom Penh tidak pernah mendengar, menangani, atau menerima laporan terkait kasus tersebut," kata Judha saat dihubungi, Selasa (13/5).
Judha pun merinci dugaan soal kabar penemuan itu muncul dari akun YouTube @BERKISAH. Pada unggahan akun tersebut memang menceritakan soal penemuan sosok TKI di dalam peti es dengan kondisi masih hidup.
"Melalui pelacakan, sumber pertama informasi tersebut adalah channel YouTube BERKISAH," ujar Judha.
Ia juga mengatakan bahwa narasi yang dibuat oleh akan @BERKISAH itu merupakan cerita fiksi. Sesuai dengan disclaimer yang tertera dalam akun tersebut.
"Jika dilihat dari disclaimer channel tersebut bahwa channel tersebut menyajikan cerita fiksi," jelas Judha. (I-2)
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
INDONESIA memeroleh kepercayaan dari komunitas internasional untuk memainkan peran sentral dalam isu hak asasi manusia global.
PEMERINTAH Indonesia tidak menyebut nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menanggapi operasi militer yang menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Kemenlu RI menegaskan bahwa perwakilan Indonesia di Australia terus memantau situasi.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
PEMERINTAH ndonesia masih memantau kondisi kerusuhan di Nepal, untuk menentukan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana.
Perdana Menteri Nepal, Sharma Oli dan Presiden Ram Chandra Paudel sama-sama mundur dari jabatan pada Selasa (10/9), hingga kini Nepal mengalami kekosongan kursi kekuasaan.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan lebih dari 70 warga negara Indonesia (WNI) dari 97 WNI yang dievakuasi dari Iran telah tiba di Indonesia hingga Jumat (27/6).
Ratusan WNI tersebut merupakan peserta program magang pendidikan yang berada di Kota Arafat, wilayah selatan Israel.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan bahwa puluhan WNI yang tertahan di Israel, Yordania, dan Iran sudah kembali dengan aman dengan bantuan dari Kedutaan Besar RI (KBRI) Amman.
11 WNI yang tergabung dalam kelompok independen The Strong Minor Project (TSMP) telah memutuskan untuk kembali ke tanah air setelah sebelumnya berencana mengikuti aksi Global March to Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved