Kamis 16 Juni 2022, 16:00 WIB

KPK Imbau Bupati Muna Jangan Mangkir dari Pemeriksaan

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
KPK Imbau Bupati Muna Jangan Mangkir dari Pemeriksaan

Antara
Plt Jubir KPK Ali Fikri

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Muna La Ode Muhammad Rusman Emba terkait kasus dugaan suap dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) Kabupaten Kolaka Timur pada Rabu (15/6). Namun, mangkir saat keterangannya dibutuhkan penyidik.

"Tidak hadir dan menginformasikan pada tim penyidik untuk dijadwal ulang," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis (16/6)

Ali mengatakan pihaknya bakal memanggil ulang Rusman. Dia diminta tidak mangkir lagi dalam panggilan keduanya. "Waktunya akan kami sampaikan lebih lanjut," ujar Ali.

KPK mengembangkan kasus dugaan suap dana PEN. Lembaga antikorupsi menetapkan tersangka baru dalam kasus ini.

"Berdasarkan pada kecukupan minimal dua alat bukti diduga ada keterlibatan pihak-pihak lain baik selaku pemberi maupun penerima dalam dugaan suap perkara dimaksud," kata Ali

Ia memastikan penetapan status tersangka yang dilakukan pihaknya sudah mengikuti aturan yang berlaku. Namun, KPK belum bisa membeberkan identitasnya saat ini. (OL-8)

Baca Juga

POLRI.GO.ID/HUMAS

KPK Verifikasi Laporan Dugaan Penyuapan Ferdy Sambo ke Pegawai LPSK

👤Mediaindonesia 🕔Senin 15 Agustus 2022, 20:33 WIB
Ali mengatakan verifikasi itu penting dilakukan untuk menghasilkan rekomendasi apakah laporan pengaduan tersebut layak ditindaklanjuti atau...
ANTARA/HO-Tim Media Prabowo Subianto.

Prabowo Dapat 4 Bintang Kehormatan dari TNI

👤Mediaindonesia 🕔Senin 15 Agustus 2022, 20:16 WIB
Prabowo Subianto menerima empat bintang kehormatan yang disematkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan tiga kepala staf...
ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

1.811 Penerimaan Gratifikasi Dilaporkan ke KPK selama Semester I 2022

👤Mediaindonesia 🕔Senin 15 Agustus 2022, 20:11 WIB
KPK juga mengungkapkan bahwa laporan penerimaan gratifikasi sepanjang KPK berdiri baru 64,1 persen dari 774 lembaga pemerintah, termasuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya