Jumat 06 Mei 2022, 17:29 WIB

Pertemuan Megawati-Prabowo Jadi Embrio Menuju Pilpres 2024

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pertemuan Megawati-Prabowo Jadi Embrio Menuju Pilpres 2024

Ist/DPR
Ketua DPR RI Puan Maharani disebutkan bakal ideal jika dipasangkan dengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

 

KETUA Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan silaturahmi dari Ketum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/5).

Megawati didampingi Prananda Prabowo dan Puan Maharani, sedangkan Prabowo didampingi Didit Hediprasetyo dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai silaturahmi itu sebagai pertemuan informal.

Dalam pertemuan informal, segala hal bisa diperbincangkan sepanjang berkesesuaian dengan kepentingan para pihak. Hal itu berbeda dengan pertemuan formal yang lebih kaku karena ada koridor protokoler.

"Saya melihat ini pertemuan informal. Biasanya pertemuan informal itu lebih dekat secara psikologis, sosiologis, dan antropologis," ujar Emrus di Jakarta, Jumat (6/5).

Baca juga: Puan Maharani: Selamat Menyambut Hari Kemenangan, Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Menurut Emrus, hal itu juga menjadi bukti adanya kedekatan antara PDIP dan Partai Gerindra. Pertemuan informal mensyaratkan adanya kedekatan psikologis.

Pertemuan itu juga bisa menjadi embrio kerja sama politik dalam menghadapi Pilpres 2024.

"Ini akan produktif dalam komunikasi politik ke depan dalam rangka pemasangan capres-cawapres," lanjutnya.

Menurut Emrus, hal itu akan berpengaruh terhadap skema 2024. Jika keduanya berkoalisi untuk mengajukan pasangan calon Prabowo-Puan pada Pilpres 2024, akan sangat produktif.

Apalagi jika ditambah dengan koalisi partai lain seperti Golkar, NasDem, PKB, dan PPP. "Kalau itu dilakukan, saya kira hampir dipastikan memenangkan pemilu," tegasnya.

Emrus juga menilai pasangan calon Prabowo-Puan tidak hanya akan memenangkan kontestasi 2024, tetapi juga mampu membawa Indonesia lebih maju.

Menurutnya, pasangan itu juga menilai pasangan calon Prabowo-Puan juga saling melengkapi. 

Prabowo dengan basis popularitas dan elektabilitas, sedangkan Puan dengan kualitas yang teruji ketika menduduki berbagai jabatan, seperti Menko PMK dan Ketua DPR RI.

Sebagai sosok perempuan, Puan juga dinilai memainkan peran keibuan untuk merangkul, merekatkan, dan mengayomi semua golongan. "Artinya, Puan Maharani bisa merekatkan bangsa ini," tegasnya.

Apalagi Gerindra dan PDIP mempunyai karakter kepartaian yang kurang lebih sama yakni loyalitas kader yang sangat besar terhadap ketua umum masing-masing.

Ketum partai mempunyai pengaruh dan peran yang sangat besar. Kedua partai itu juga menempati urutan tertinggi dalam perolehan suara pada Pemilu 2019.

"Gerindra dan PDIP, mereka (kader) sudah sangat percaya dengan ketua umum partainya. Jadi mereka tegak lurus," tegasnya.

Perkuat Branding

Sementara itu, Pengamat politik dan  Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya menyatakan bawha Puan Maharani perlu memperkuat personal branding, bukan sekedar dikenal sebagai cucu proklamator maupun Ketua DPR. 

“Mbak Puan harus berani menerobos pandangan lama yang muncul tentang dirinya, sering dilihat normatif, ada keterbatasan sebagai Ketua DPR, lebih bergantung pada sosok atau trah keluarga, dia harus menunjukkan personal brandingnya secara pribadi,” kata 

Selama ini masyarakat mengenal Puan sebagai keturunan Soekarno, prestasi dia semasa menjabat di Kabinet Kerja di tahun 2014-2019 dan sebagai Ketua DPR. Namun menurut Yunarto, Puan masih perlu terus turun ke masyarakat. 

“Jadi dia harus berani berbicara tentang apa yang ada di lapangan, isu-isu terkini termasuk banyak turun di lapangan, bukan cuma dalam kapasitas sebagai ketua DPR.

Dia harus datang sebagai kader PDIP dan mungkin dari situ kedekatan dengan masyarakat bisa lebih muncul," terang pria yang akrab disapa Mas Toto ini. RO/OL-09)

Baca Juga

Dok MI

27 Kampung di Sangihe Belum Cairkan Dana desa

👤Ant 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 23:54 WIB
Sedangkan 118 kampung lainnya kata dia telah melakukan pencairan tahap...
dok.ist

Stafsus Wapres Minta Kasus Titan jadi Perhatian Serius Penegak Hukum

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:20 WIB
KASUS penyalahgunaan kredit PT Titan Infra Energy di Bank Mandiri serta sindikasi bank lainnya harus menjadi perhatian serius Aparat...
Dok.MI

Sekjen Gerindra: Ucapan Terima Kasih di Politik Mulai Hilang

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 21:08 WIB
Dia mengatakan, dalam tradisi politik Indonesia, terimakasih adalah suatu yang langka dan jarang dijumpai sehingga menjadi suatu hal yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya