Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KRI Beladau 634 dan KRI Siribua 859 TNI Angkatan Laut menangkap empat kapal tanker pengangkut crude palm oil (CPO) di dua lokasi berbeda, yakni Selat Malaka dan perairan barat Kalimantan. Puluhan juta metric ton (MT) CPO atau minyak sawit mentah berhasil diamankan.
Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, dalam rilisnya Kamis (28/4/2022), merinci kapal-kapal yang berhasil ditangkap.
Baca juga: Ribuan Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Jalur Arteri Karawang
"Pertama, Motor Tanker Annabelle membawa muatan 13.057.426 MT CPO. Kedua, Motor Tanker World Progress membawa 34.800 MT CPO. Ketiga, Motor Tanker Bilson dari Singapura tertangkap membawa 8.000 MT CPO, dan terakhir satu kapal Indonesia yang membawa 13 juta MT CPO," tutur Arsyad.
Penangkapan Motor Tanker World Progress diawali oleh patroli rutin KRI Beladau 643 di kawasan perairan Selat Malaka. Kapal tersebut berbendera Liberia dan membawa 22 ABK berkebangsaan Rusia, Ukraina, dan India.
Petugas kemudian mengecek surat kelengkapan hingga dokumen muatan. Setelah dilakukan penggeledahan ternyata kapal ini berisi muatan CPO.
Di lokasi berbeda, KRI Siribua 859 juga berhasil mengamankan kapal tanker Annabele di perairan barat Kalimantan yang juga kedapatan mengangkut muatan CPO. Sementara dua kapal lainnya juga ditangkap di lokasi yang hampir sama.
Jenderal bintang dua itu mengatakan, kapal-kapal tersebut ditangkap sesuai Instruksi pemerintah yang melarang ekspor CPO. TNI AL pun merespons dengan meningkatkan pengawasan dan pengamanan secara ketat kegiatan ekspor di perairan laut Indonesia.
“Penangkapan ini merupakan salah satu wujud nyata yang dikerjakan jajaran Koarmada I dalam melaksanakan perintah dan komitmen dari pimpinan TNI AL,” kata Arsyad.
Saat ini, tim patroli dari Koarmada I difokuskan berjaga di sejumlah titik rawan perjalanan ekspor kapal laut. Wilayah tersebut adalah Selat Malaka dan perairan Pontianak.
"Kita fokus di daerah-daerah rawan di Selat Malaka. Sebab di Dumai dan Belawan terdapat sumber-sumber CPO dan kawasan Industri sehingga memerlukan konsentrasi yang lebih tinggi di wilayah ini," tegas Arsyad.
Baca juga: Murah Banget, Kapal Sampit-Surabaya Bertarif Rp40 Ribu Diburu Penumpang
Dugaan kuat, adanya penyelundupan minyak maupun bahan baku minyak ke luar negeri menjadi penyebab kelangkaan minyak goreng dan tingginya harga bahan pokok di Tanah Air beberapa waktu belakangan ini.
Permasalahan ini menjadi perhatian serius pemerintah termasuk TNI AL. Presiden Joko Widodo pun secara resmi melarang ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya mulai hari ini, Kamis 28 April 2022, untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di pasar domestik. (Ren/A-3)
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Stasiun Tebing Tinggi memacu kelancaran distribusi komoditi nasional melalui konektivitas langsung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rambutan dan PKS Pabatu.
Hakim Ketua Efendi pun langsung menanyakan kepemilikan mobil dan motor mewah itu kepada Ariyanto.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya, termasuk pejabat ASN yang menerima imbalan untuk meloloskan ekspor.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved