Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan khusus dengan Pengurus
Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Pertemuan yang berlangsung
selama hampir dua jam itu bertujuan untuk merajut silaturahim dengan para kiai Nahdlatul Ulama (NU).
Puan diterima Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar dan KH Ali Mashury
serta kiai sepuh lainnya.
Usai melakukan pertemuan, Puan kepada wartawan mengatakan bahwa
pertemuan kali ini bertujuan untuk merajut kembali tali silaturahim
dirinya dengan para Kiai NU.
Menurut Puan, selama ini jalinan silaturahim sudah berjalan cukup baik.
Sebagai cucu proklamator Bung Karno pihaknya merajut kembali yang sudah
pernah dilakukan oleh sang kakek.
"Bung Karno kerap menjalin silaturahim dengan KH Hasym Asy'ary
dilanjutkan Bu Mega dengan Gus Dur. Kali ini saya harus melanjutkan
tradisi ini dengan para kiai NU di Jatim," ujarnya.
Pertemuan ini, tegasnya, untuk saling meneguhkan kembali dan sinergi
untuk membangun bangsa ke depan. "Bangsa ini tidak bisa dibangun kalau
tidak saling gotong royong," tambah Puan.
Puan mengaku diberi nasehat oleh KH Ali Mashury bahwa silaturahim diperlukan karena inti dari silaturahim adalah gotong royong, dan gotong royong adalah inti dari Pancasila.
Dikatakan, dalam situasi pandemic covid-19, sinergi antar Lembaga antar organisasi sangat diperlukan.
Puan menegaskan antara Nahdlatul Ulama dan PDI Perjuangan harus terus memperkuat silaturahim. "Kami jahit kembali secara bergotong royong
untuk membangun bangsa ini."
Sementara itu, Ketua PWNU Jatim Marzuki Mustamar mengatakan para ulama
dan kiai sepakat untuk tetap menjalin kerja sama dengan para nasionalis
untuk membangun bangsa.
"Kami ingin terus menjaga bangsa bersama kaum nasioalis. Kehadiran Mbak Puan meneguhkan pentingnya saling kerja sama kiai dengan nasionalis," katanya.
Sekretaris PWNU Jawa Timur Muhammad Hasan Ubaidillah menyatakan bahwa
kunjungan Ketua DPR RI Puan Maharani membahas banyak hal. "Kami merasa
terhormat karena hari ini dikunjungi oleh Ketua DPR RI, Ibu Puan
Maharani yang memang kami tunggu-tunggu kedatangannya," katanya.
Ada banyak hal yang didialogkan. Di antaranya terkait Undang-undang Pesantren, moratorium ibadah haji dan umroh.
Hasan berharap kedatangan Puan ke kantor PWNU untuk silaturahmi itu
dapat memberi makna strategis untuk kemaslahatan umat khususnya dan
kemaslahatan Bangsa Indonesia umumnya.
"Terlebih, akhir-akhir ini banyak isu-isu nasional yang berkembang. Baik yang terkait dengan persoalan perundang-undangan, atau
isu-isu kesejahteraan sosial, di samping isu-isu politis yang luar biasa marak saat ini," kata Hasan. (N-2)
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 NU yang digelar di Lobi Gedung PBNU, Jakarta, Senin (5/1).
Yenny mengaku sempat ditelpon Luhut Panjaitan yang tidak setuju organisasi masyarakat (ormas) diberi tambang. Sejak awal pun, Luhut juga tidak mau tanda tangan, sebab mengelola tambang susah.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Pj Ketum PBNU Zulfa Mustofa menegaskan normalisasi akan dijalankan melalui komunikasi yang intensif dan menyeluruh.
Pleno Syuriyah ini menghasilkan keputusan penting, yaitu penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum PBNU.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, memberikan penjelasan soal polemik penampilan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur.
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Heru, puso terjadi secara tersebar dan sebagian besar berlangsung pada Oktober 2025, saat tanaman padi telah memasuki masa panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved