Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan, ada 198 pondok pesantren terafiliasi dengan sejumlah organisasi teroris dalam dan luar negeri. Untuk mengatasinya Pengurus Wilayah (PW) Asosisasi Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta meminta BNPT bekerja sama dengan asosiasi pesantren.
"Asosisasi pesantren memiliki data base tentang pesantren-pesantren yang berada dalam koordinasinya dan kebanyakan pengurus RMI juga pengasuh dan atau pengajar pesantren. Jadi, kami, RMI, berkepentingan untuk menjadi pihak yang dikonfirmasi BNPT," kata Ketua PW Asosisasi Pesantren NU Jakarta Rakhmad Zailani Kiki dalam keterangannya, Senin (31/1).
Menurut dia, asosiasi pesantren perlu ddiajak oleh BNPT untuk melakukan verifikasi dan validasi data. Tujuannya guna mendalami lebih lanjut dari hasil penelitian BNPT menyangkut 198 pesantren terafiliasi dengan jaringan teroris.
Target lainnya, kata dia, untuk meredam keresahan pengasuh dan atau pengajar pesantren.
"Juga orang tua santri yang khawatir anaknya masuk di salah satu pesantren terafilifasi organisasi teroris,” ujarnya.
Baca juga : Satkar Ulama Siap Perjuangkan Aspirasi ke Golkar
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa verifikasi dan validasi data yang melibatkan asosiasi pesantren menguntungkan BNPT. Sebab langkah itu dapat menangkal stigma tentang subyektivitas dan tuduhan Islamophobia kepada BNPT.
Selain melibatkan asosisasi pesantren, kata dia, BNPT juga perlu melibatkan majelis masyayikh. Keberadaan dan kewenangan majelis masyayikh diatur di dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren.
Para pengurusnya yang sangat berkompeten mengurus pesantren juga telah dikukuhkan oleh Kementerian Agama. Berlandaskan pada aturan itu sepatutnya BNPT bergandengan tangan dengan majelis masyayikh dan asosiasi pengurus pesantren untuk mengatasi teroris.
"Karena kewenangan mengurus dan mengevaluasi pesantren memang ada di majelis masyayikh juga. Jadi, BNPT jangan jalan sendiri. BNPT juga harus menghormati dan patuh kepada UU Pesantren,” pungkasnya. (OL-7)
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Santri tidak hanya dituntut untuk tafaqquh fiddin juga memahami dan menguasai ilmu ketatanegaraan serta kebangsaan agar mampu mengambil peran strategis di berbagai bidang.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 20 titik se-Indonesia selama bulan suci.
PBNU meluncurkan 41 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU yang berpusat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
BNPT mencatat 230 donatur aktif mendukung kelompok teroris dari 2023-2025, dengan pendanaan mencapai Rp5 miliar.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia, pada kurun 2023 hingga 2025, konsisten dan adaptif.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved