Jumat 28 Januari 2022, 14:24 WIB

PPP: Jangan Mendikte Presiden untuk Jadikan Ahok Kepala Otorita IKN

Anggi Tondi Martaon | Politik dan Hukum
PPP: Jangan Mendikte Presiden untuk Jadikan Ahok Kepala Otorita IKN

Instagram Nyoman Nuarta.
Desain Istana Kepresidenan di Ibu Kota Baru.

 

PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) tidak merekomendasikan nama calon kepala otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Partai lambang Ka'bah itu tak ingin mempengaruhi Kepala Negara dalam menentukan pengelola pusat pemerintahanIndonesia tersebut.

"Presiden gak usah didikte siapa sosok yang akan ditunjuk sebagai kepala otorita," kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi saat dihubungi, hari ini.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN Nusantara itu menyebut status kepala otorita berbeda dengan kepala daerah lainnya. Dalam UU IKN, pengelola pusat pemerintahan Indonesia itu ditetapkan setingkat menteri.

"Itu setingkat kementerian terkait pengalokasian anggaran. Artinya orang yang ditunjuk presiden langsung," ungkap dia.

Baca juga: PDI Perjuangan Ajukan Ahok untuk jadi Kepala Otorita IKN

Dia pun mengomentari nama yang direkomendasikan sejumlah pihak nama untuk dipertimbangkan Presiden Jokowi sebagai kepala otorita IKN Nusantara. Salah satunya, Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang direkomendasikan PDI Perjuangan.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) itu menilai tak harus Ahok yang ditunjuk sebagai kepala otorita IKN Nusantara. Menurut dia, banyak sosok lain yang dinilai bisa dipertimbangkan menjadi pengelola pusat pemerintahan Indonesia di Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.

Dia pun meminta agar Presiden Jokowi diberikan keleluasaan dalam memilih kepala otorita IKN. Kepala Negara diyakini sudah mengantongi sejumlah nama yang dianggap cocok menjadi kepala otorita.

"Tentunya presiden sudah mengantongi calon yang pas, tidak usah dipaksa-paksa," ujar dia. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

PDIP: Buya Syafii Selalu Gaungkan Ideologi Harapan

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:42 WIB
Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim itu. Puan juga mengaku hubungan mereka sangat dekat dan sudah seperti...
Dok MI

Ahok: Buya Syafii Maarif Teladan Merawat Kebinekaan

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 27 Mei 2022, 20:24 WIB
Ahok dan Buya Syafii memang cukup dekat. Bahkan Buya Syafii pernah membela Ahok yang tersandung kasus penistaan...
Antara

Mengaku Kerap Diintimidasi, Gubernur Papua Minta Perhatian dari Presiden

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 27 Mei 2022, 19:13 WIB
Menurut Lukas Enembe, dirinya merupakan satu-satunya dari 34 gubernur di Indonesia yang kerap mendapat perlakuan tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya