Kamis 27 Januari 2022, 04:45 WIB

Kejagung Rekapitulasi Buronan yang Ada di Singapura

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejagung Rekapitulasi Buronan yang Ada di Singapura

MI/Pius Erlangga
Kantor Kejaksaan Agung

 

KEJAKSAAN Agung langsung mengambil langkah cepat untuk mengembalikan buronan yang berada di Singapura. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Febrie Ardiansyah mengatakan pihaknya sedang merekapitulasi data buronan pascaperjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura diteken.

"Sekarang kita sedang rekap," katanya saat ditemui di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (26/1) malam.

Febrie menyambut baik perjanjian yang ditandatangani pada Selasa (25/1) lalu. Menurutnya, perjanjian ekstradisi tersebut akan mempermudah Korps Adhyaksa untuk mengembalikan buronan yang selama ini bersembunyi di Singapura.

Baca juga: Kejagung Berharap Pemulangan Buronan di Singapura Kini Lebih Mudah

"Mudah-mudahan dengan (ekstradisi) itu juga nanti bisa mempermudah dan memperlancar untuk pengembalian DPO (daftar pencarian orang)," tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Upaya Hukum Eksekusi dan Eksaminasi (Uheksi) JAM-Pidsus Kejagung Andi Herman. Ia menyebut proses inventarisasi buronan yang ditengarai bersembunyi di Singapura sedang dilakukan.

"Sedang kita kumpulkan buronan yang kemungkinan ditengarai ada di Singapur," ujar Andi.

Perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura ditandatangani oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Hukum Singapura K Shanmugam di Bintan, Kepulauan Riau. 

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan langsung penandatangan perjanjian tersebut. (OL-1)

Baca Juga

Ilustrasi

Pemerintah Perlu Segera Terbitkan Aturan Jelas Penunjukan Penjabat 

👤Putra Ananda 🕔Kamis 26 Mei 2022, 09:15 WIB
"Pemerintah perlu segera membuat PP sebagai bentuk konkret perbaikan penunjukan Pj yang bersifat transparan dengan proses seleksi...
MI/HO

Anak Sastrawan Mahbub Djunaidi Beberkan Sosok Moeldoko: Miliki Sikap Kesetiakawanan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 06:14 WIB
Menurut Isfandiari, Moeldoko merupakan salah satu sosok yang memiliki sikap kesetiakawanan serta memiliki jiwa sosial yang...
MI/ M Irfan

Sudah Dihapus MK, Ini Alasan Pemerintah Pertahankan Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:16 WIB
Eddy mengatakan pasal di Revisi KUHP berbeda dengan aturan yang dihapus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya