Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Kesaksian Ungkap Detik-detik Bocah WNI Tewas Ditabrak Mobil di Singapura

Ferdian Ananda Majni
09/2/2026 11:34
Kesaksian Ungkap Detik-detik Bocah WNI Tewas Ditabrak Mobil di Singapura
Anak WNI yang tertabrak di Chinatown, Singapura(Sosial media X)

SEBUAH mobil yang keluar dari area parkir secara tiba-tiba menabrak seorang ibu dan anak warga negara Indonesia atau WNI tertabrak di kawasan Chinatown, Singapura itu sedang menyeberang jalan. Insiden itu merenggut nyawa bocah WNI berusia enam tahun, sementara sang ibu mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (6/2) sekitar pukul 11.50 waktu setempat di South Bridge Road, dekat Kuil Relik Gigi Buddha.

Kepolisian Singapura atau Singapore Police Force (SPF) menyatakan kecelakaan tersebut melibatkan satu kendaraan dan dua pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan. Kedua korban diketahui merupakan ibu berusia 31 tahun dan anaknya yang tengah berlibur di Singapura dari Indonesia.

Menurut SPF, setelah kejadian, ibu dan anak itu masih dalam kondisi sadar saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura. Namun, beberapa waktu kemudian, sang anak dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Sementara itu, kondisi sang ibu masih memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Kronologi Kejadian Anak WNI Ditabrak

Kronologi kecelakaan turut diungkap oleh seorang saksi mata yang berada tepat di belakang korban. Dalam unggahan di laman Facebook SG Road Vigilante, saksi tersebut menyebut kendaraan tiba-tiba keluar dari area parkir tanpa memperhatikan pejalan kaki.

"Saya berjalan tidak jauh di belakang ibu dan anak itu. Pengemudi hanya melihat ke kiri saat berbelok ke kanan, lalu tiba-tiba berakselerasi," tulis saksi tersebut.

Ia juga menyebut roda belakang mobil sempat melindas tubuh sang ibu.

"Saya tidak mengerti mengapa pengemudi berakselerasi begitu cepat saat keluar dari tempat parkir," ujarnya.

Pengemudi Ditangkap

Dalam perkembangan kasus, SPF mengonfirmasi bahwa pengemudi mobil, seorang perempuan berusia 38 tahun, telah ditangkap. 

Ia diduga mengemudi tanpa pertimbangan yang wajar hingga menyebabkan korban jiwa. Hingga kini, kepolisian Singapura masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Sementara itu, jenazah bocah WNI tertabrak tersebut telah dipulangkan ke Indonesia dan dimakamkan di Tanah Air. 

Proses pemulangan dilakukan pada Minggu (8/2) pagi menggunakan penerbangan Singapore Airlines menuju Jakarta, dengan pendampingan keluarga dekat.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menyatakan telah memberikan bantuan sejak malam kejadian.

"Staf kedutaan bertemu dengan ayah gadis itu dan akan terus memberikan dukungan dan bantuan kepada keluarga almarhumah," kata juru bicara KBRI, dikutip Senin (9/2).

KBRI juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau proses hukum serta membantu koordinasi dengan otoritas Singapura.

"Kami siap memfasilitasi komunikasi dengan semua pihak untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, khususnya terkait pemulangan jenazah dan pendampingan keluarga korban," tambah KBRI. (H-4)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya