Kamis 20 Januari 2022, 23:56 WIB

Hakim Itong Isnaeni Marah Saat Diumumkan Sebagai Tersangka Suap

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Hakim Itong Isnaeni Marah Saat Diumumkan Sebagai Tersangka Suap

Medcom
hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itong Isnaeni Hidayat

 

HAKIM Itong Isnaeni Hidayat sempat memberontak saat diumumkan sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Itong tiba-tiba membalikkan badannya saat Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menjelaskan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dalam penanganan perkara di Pengadilan Negeri Surabaya. Sembari membalikan badan, Itong langsung membantah dirinya terlibat.

"Saya tidak pernah menjanjikan apapun, ini omong kosong!" kata Itong di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (20/1)

Petugas pengamanan langsung menghampiri Itong. Itong langsung diminta tenang dan membalikkan badannya kembali sampai konferensi pers selesai.

KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni Hakim Itong Isnaeni Hidayat, Panitera Pengganti Hamdan, dan Pengacara Hendro Kasiono.

Dalam kasus ini, Hendro merupakan tersangka pemberi suap. Sementara itu, Itong, dan Hamdan merupakan tersangka penerima suap dalam kasus ini. 

KPK menyita uang Rp140 juta sebagai barang bukti dari pemufakatan jahat mereka. Uang itu merupakan tanda jadi awal agar Itong memenuhi keinginan Hendro terkait permohonan pembubaran PT Soyu Giri Primedika.

Atas perbuatannya Hendro disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. 

Sementara itu, Itong, dan Hamdan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (OL-8)

Baca Juga

Dok. Puspenkum Kejagung

LCW Disebut Punya Backing Politik Pengaruhi Kebijakan di Kemendag

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:45 WIB
"Setahu saya dia dari dulu kuat di atas. Dulu pernah masuk Danareksa, misalnya,"...
Antara

Jokowi Pastikan Harga Migor Jadi Rp14 Ribu Dalam Dua Pekan

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:26 WIB
Jokowi mengatakan harga minyak goreng curah di pasar tradisional terpantau sudah berada diangka Rp14...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Ubhara Jaya Gelar Penyuluhan Hukum

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 22:19 WIB
Menurut Amin, kegiatan itu juga melibatkan mahasiswa sehingga dapat menjadi wadah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya