Sabtu 04 Desember 2021, 23:15 WIB

Penyidikan Kasus HAM Paniai Diminta Transparan 

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Penyidikan Kasus HAM Paniai Diminta Transparan 

Antara/Idhad Zakaria
Aksi Massa menuntut penuntasan kasus HAM masa lalu

 

KEJAKSAAN Agung mengumumkan penyidikan kasus dugaan pelanggaran HAM berat Paniai, Papua, yang terjadi 2014 lalu. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyambut langkah kejaksaan membentuk tim penyidik namun mengingatkan prosesnya agar transparan. 

"Tim penyidik yang beranggotakan 22 jaksa itu harus bekerja secara transparan agar bisa mendapat kepercayaan dan dukungan dari publik. Sebab tim penyidik Jaksa Agung belum melibatkan unsur masyarakat sebagaimana diamanatkan UU," kata Ketua Tim Tindak Lanjut Hasil Penyelidikan Pelanggaran HAM Berat Komnas HAM Amiruddin Al Rahab, Sabtu (4/12). 

Wakil Ketua Komnas HAM itu menilai pembentukan tim penyidik Kejagung itu sebagai langkah yang baik. Namun, ia menyoroti unsur masyarakat yang belum dilibatkan. 

Menurutnya, masyarakat bisa dilibatkan sesuai UU Pengadilan HAM yang menyatakan Jaksa Agung dapat mengangkat penyidik ad hoc yang terdiri atas unsur pemerintah maupun masyarakat. 

Baca juga : Mahfud MD: Kasus HAM Berat Paniai Segera Dibawa ke Pengadilan 

Amiruddin juga mendorong Jaksa Agung agar memberi batas waktu yang jelas kerja tim penyidik tersebut. Hal itu agar penuntasannya terdapat kepastian. 

Sebelumnya, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin melalui keputusannya mengumumkan pembentukan tim penyidik kasus pelanggaran HAM berat Paniai. Tim terdiri dari 22 jaksa senior yang diketuai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono.  

Jaksa Agung juga menerbitkan surat perintah penyidikannya atau sprindik bernomor Print-79/A/JA/2/2021 tertanggal 3 Desember 2021. (OL-7)

Baca Juga

Dok Kemenkumham

55 Bandar Narkoba Dipindahkan ke Nusakambangan

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 26 Januari 2022, 18:36 WIB
Pemindahan ke lapas dengan keamanan ketat tersebut menjadi langkah dalam memberantas peredaran...
BPMI Setpres

KSP: Perjanjian Ekstradisi Bikin Indonesia Makin Dipandang Dunia

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 26 Januari 2022, 18:20 WIB
Mesepakatan ekstradisi dengan Singapura menggambarkan semakin kuatnya kewibawaan kepemimpinan Presiden...
MI/M Irfan.

Kejagung Berharap Pemulangan Buronan di Singapura Kini Lebih Mudah

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 26 Januari 2022, 17:48 WIB
JAM-Intel sendiri memiliki program Tangkap Buronan (Tabur) untuk menangkap para DPO Kejaksaan baik yang berstatus tersangka, terdakwa,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya