Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSONEL gabungan TNI-Polri terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, Jumat (5/11). Satu anggota KKB tewas tertembak dalam kejadian itu.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kontak tembak tersebut berawal saat personel gabungan melihat dari ketinggian adanya 10 orang dengan senjata api laras panjang dari arah semak pepohonan sekitar Dusun Bilulagi ke sekitar Kali Wabu.
Tak lama setelah itu, terdengar bunyi letusan senjata api laras pendek dari arah Tower Telkomsel Bilogai. Personel gabungan juga melihat sekelompok orang membawa 2 pucuk senjata api laras panjang dikelilingi sekitar 20 orang yang duduk seperti konsolidasi di sekitar Dusun Bilulagi.
"Lalu, pukul 15.12 WIT, terlihat 1 orang KKB membawa senjata api laras panjang masuk dari arah bawah ke sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai namun tidak dapat dilakukan tindakan oleh Pos 521 karena terdapat mama-?ama di sekitar klinik," kata Ahmad.
Lima menit kemudian, satu orang KKB yang membawa senjata api panjang di sekitar Klinik Pastoran ST Michael Bilogai melakukan tembakan ke arah Pos Satgas Yon Mek 521 dan berlari ke arah sekitar pertigaan TKP Ramli.
Personel Satgas Yon Mek 521 mengeluarkan tembakan terbidik terhadap 1 orang KKB lainnya yang juga membawa sepucuk senjata laras panjang yang muncul di sekitar semak-semak pertigaan Ramli.
"Dari hasil pemantauan melalui teropong bahwa 1 anggota KKB tersebut meninggal dunia, selanjutnya personil gabungan yang akan melakukan pembersihan terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)," kata Ahmad.
Sekitar lima menit kemudian, personel gabungan yang sedang bersiaga di Polsek Sugapa mendapat tembakan oleh KKB dari arah perumahan Satpol PP dan Tower Telkomsel dan terjadilah kontak tembak.
Pukul 15.45 WIT, personel gabungan menggunakan mobil double cabin datang untuk membantu kontak tembak, saat menujy Polsek Sugapa melewati perumahan Satpol PP tiba-tiba mendapat tembakan dari arah perumahan Satpol PP yang mengakibatkan 2 personel terkena rekloset.
Ahmad mengatakan pukul 18.20 WIT, personel gabungan melakukan pengejaran di sekitar pertigaan TKP Ramli/ jalan masuk komplek Pastoran ST Michael Bilogai. Sementara untuk jenazah satu orang KKB beserta satu pucuk senpi laras panjang tidak dapat diamankan, karena mendapat tembakan secara frontal oleh KKB.
Lebih lanjut, Ahmad mengatakan personel gabungan saat in telah mengamankan lokasi dan terus melakukan pengejaran terhadap KKB.
Ia mengatakan dua personel yang terkena rekloset telah mendapatkan perawatan medis dan akan dirujuk ke Kabupaten Mimika untuk penanganan lebih lanjut.
Ahmad memastikan setelah kontak tembak itu, kondisi kembali kondusif. Meski demikian, ia mengatakan personel gabungan TNI-Polri di Sugapa Kabupaten Intan Jaya masih melaksanakan penjagaan dan pengawasan dalam Kota Sugapa termasuk obyek vital Bandara Bilorai Kabupaten Intan Jaya.
"Situasi di Kabupaten Intan Jaya sampai saat ini aman terkendali serta aktivitas penerbangan di Bandara Bilorai berjalan lancar," katanya. (Faj/OL-09)
Program beasiswa afirmasi yang saat ini terdapat 1.623 mahasiswa Papua aktif menerima beasiswa, terdiri dari 1.347 di dalam negeri dan 276 di luar negeri.
Jabatan baru sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III memaksa Letjen Lucky kembali memasuki belantara Papua guna menegakkan kedaulatan NKRI.
Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Jayapura membuat air Danau Sentani meluap.
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
PAKAR militer Jaleswari Pramodhawardani mengatakan, gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL tidak cukup hanya direspons dengan kecaman tetapi evaluasi total.
Pemerintah tidak bisa bersikap pasif dalam merespons insiden tersebut, mengingat pasukan penjaga perdamaian berada di bawah perlindungan hukum internasional.
Menurut Muzani, pemerintah harus mempertimbangkan menarik pasukan ketika tidak ada jaminan keselamatan di Libanon.
Kehadiran TNI dalam misi perdamaian internasional menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat konstitusi.
Dia menilai semestinya sudah ada rotasi prajurit TNI yang bertugas di Libanon untuk misi perdamaian tersebut, baik jumlahnya dikurangi.
Mensesneg Prasetyo Hadi sampaikan duka cita atas gugurnya 3 prajurit UNIFIL asal Indonesia di Libanon. Pemerintah koordinasikan pemulangan jenazah dan instruksikan peningkatan waspada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved