Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN memperhatikan kompetensi, tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diharapkan juga menerapkan inklusivitas dalam menentukan komposisi.
Menurut perspektif pegiat pemilu, inklusivitas penting untuk mewujudkan pemilu yang demokratis di Tanah Air. Peneliti Sindikasi Pemilu dan Demokrasi Erik Kurniawan menjelaskan inklusif yang dimaksud ialah mempertahankan keterwakilan perempuan di KPU dan Bawaslu.
Kemudian, tidak kalah penting ialah representasi wilayah. Satu dari beberapa kriteria yang perlu dimiliki calon penyelenggara pemilu, yakni orang yang mampu menangani persoalan logistik pesta demokrasi. Oleh karena itu, penting untuk memiliki pemahaman karakteristik wilayah.
Baca juga: KPU Ingin Pemilu dan Pilkada Serentak tidak Beririsan
"Harus ada komposisi keahlian yang saling melengkapi. Dalam proses seleksi, memerhatikan keberagaman dari wilayah mana saja. Termasuk keterwakilan perempuan untuk mewudjukan pemilu inklusif," tutur Erik dalam suatu diskusi, Jumat (29/10).
Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengungkapkan pengalaman sebagai penyelenggara pemilu yang menjabat pada periode saat ini. Di samping calon penyelenggara memenuhi syarat normatif dalam UU 7/2017, ada kebutuhan khusus yang perlu dimiliki calon.
Baca juga: Tarik Ulur Jadwal Pemilu 2024 Harus Disudahi
Kebutuhan itu terkait komposisi latar belakang para calon. Bawaslu dikatakannya cukup ideal, karena diisi penyelenggara yang sudah berkarier menjadi pengawas pemilu. Lalu, dipadukan dengan akademisi dan orang yang pernah menjadi pemantau pemilu.
Menurutnya, UU Pemilu yang tidak direvisi akan menimbulkan banyak persoalan pada pelaksanaan pemilu serentak. Bawaslu memerlukan sosok yang bisa membuat terbosan dan tidak berpaku pada hukum normatif.
"Kebutuhan itu bisa dijawab dengan ketersediaan penyelenggara, yang sudah menjalankan tugas di tingkat pusat hingga kabupaten/kota," jelas Ratna.(OL-11)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan regulasi terbaru, Kemenag menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi anggota Baznas dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan dengan pengawasan ketat.
Ketokohan menjadi faktor penting untuk menjadi anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Pendaftaran mulai hari ini, Kamis (10/7) sampai 29 Juli mendatang
Pada pemilihan pejabat yang dilakukan secara terbuka, biasanya pendaftar baru mendaftar menjelang penutupan pendaftaran.
Proses verifikasi dan validasi tidak berkaitan dengan SMA atau SMK tujuan yang akan dipilih dalam proses SPMB.
Anggota sekaligus Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY M Taufiq HZ mengatakan keenam calon harus menjalani tes kesehatan pada11-12 Juni mendatang.
Proses penetapan, lanjut dia akan mencakup seleksi administrasi, tes kesehatan, kunjungan, dan wawancara ke rumah calon murid baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved