Kamis 30 September 2021, 14:15 WIB

Wapres: Pemerintah Tambah Alokasi Bansos Atasi Kemiskinan Ekstrem

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Wapres: Pemerintah Tambah Alokasi Bansos Atasi Kemiskinan Ekstrem

SETWAPRES
Wakil Persiden RI Ma'ruf Amin

 

PEMERINTAH punya waktu tiga bulan dalam memenuhi target penanggulangan kemiskinan ekstrem untuk 2021. Guna mempercepat target tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah menambah alokasi anggaran untuk penanganan kemiskinan ekstrem melalui bantuan sosial  (bansos) tunai. 

Pemerintah menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrem pada 2021 di Pulau Jawa yakni Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pemerintah daerah setempat diminta melakukan pemutakhiran data kelompok masyarakat miskin ekstrem sebagai sasaran penerima bantuan.

"Saya minta kepada Gubernur Jawa Timur dan para bupati dari lima kabupaten prioritas tahun 2021 di Provinsi Jawa Timur, untuk dapat segera memastikan data dan informasi kelompok penerima manfaat di tiap-tiap kabupaten, yang akan menerima tambahan bantuan sosial tunai dimaksud, sehingga upaya kita untuk dapat membantu percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem tahun 2021 di lima kabupaten prioritas tersebut bisa segera diwujudkan," pesan Wapres Ma'ruf Amin pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (30/9).

Provinsi Jawa Timur, ujar Wapres, mendapatkan tambahan alokasi dana penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui bantuan sosial tunai dalam kerangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebagai respons terhadap dampak pandemi covid-19. Bansos itu diberikan selama tiga bulan hingga akhir 2021 kepada lima kabupaten prioritas yakni Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Bangkalan.

Wapres meminta kepada para bupati dari lima kabupaten prioritas itu, untuk menyampaikan usulan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya masing-masing.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) penduduk yang masuk dalam kategori miskin ekstrem secara nasional berjumlah sekitar 10 juta. Wapres sempat menuturkan bahwa Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) diberikan target untuk menurunkan sekitar 20% penduduk miskin ekstrem pada 2021. (P-2)

Baca Juga

ANTARA/Dhemas Reviyanto

PDIP Undang Erick Thohir Ke Sekolah Partai, Bicara Soal Pilpres 2024?

👤Widhoroso 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:55 WIB
PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengundang Menteri BUMN Erick Thohir ke Gedung Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta...
Antara

Hasto Ungkap Kehadiran Erick Thohir di Sekolah Partai PDIP

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 20:00 WIB
Bagi Hasto, kesuksesan Erick, Teten, dan Siti dalam menjalankan program kerja memberikan catatan baik pemerintahan...
MI/Susanto

PPP : RUU TPKS akan Diusulkan Menjadi Inisiatif DPR Besok

👤Indriyani Astuti 🕔Senin 17 Januari 2022, 18:12 WIB
Achmad Baidowi menegaskan mayoritas fraksi di DPR telah menyampaikan sikap bahwa RUU TPKS akan disahkan di sidang paripurna...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya