Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) membeludak di Kantor Pos Boru, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/2).
Mereka mendatangani Kantor Pos Boru untuk menerima bantuan sosial tunai.
Bantuan itu diberikan kepada warga dari 11 desa, mulai dari Waiula, Hewa, Ojan Detun, Pantai Oa di wilayah pantai selatan, kemudian Desa Hokeng Jaya, Klatanlo, Boru, Pululera.
Baca juga : Basarnas Maumere Siapkan Siaga SAR Khusus Prosesi Laut Semana Santa
Pantauan di lokasi, warga rela mengantri berjam-jam di halaman Kantor Pos hingga Jalan Trans Pulau Flores Larantuka- Maumere. Beberapa di antara mereka adalah para lanjut usia, perempuan dan laki-laki.
Aktivitas lalu lintas sempat terganggu karena sejumlah motor serta mobil truk pengangkut barang dan penumpang parkir di sisi kiri maupun kanan jalan.
Warga bahkan rela panas-panasan demi mendapatkan bantuan sosial berupa uang tunai dengan nominal bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga di atas Rp1 juta.
Theresia Nogo Tapun, warga Tabana, Desa Waiula, mengatakan PKH sangat membantu warga kurang mampu, dengan sasaran utama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak usia sekolah.
"Saya sudah tujuh tahun mendapatkan bantuan sosial untuk urusan pendidikan dua anak yang masih sekolah," ungkapnya. (Z-1)
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved