Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki mengapresiasi upaya Presiden Jokowi dan Kopolri yang bermaksud merekrut pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK untuk masuk menjadi ASN di Polri.
Upaya tersebut menurut Adhiya, merupakan langkah yang tepat sebagai win win solution dalam rangka mengatasi ketegangan yang terjadi di KPK. Nantinya, kata Adhiya, orang-orang yang tidak lulus akan ditugaskan di Polri.
"Kami apresiasi setinggi-tingginya atas upaya pak Presiden dan Pak Kapolri yang sudah memberi solusi atas ketegangan yang terjadi di KPk," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (29/9).
Dengan begitu, Adhiya yakin para pegawai KPK tersebut dapat meningkatkan kualitas kinerja kepolisian dalam hal penanganan korupsi. Sebab, mereka dinilai berpengalaman dalam tugas tersebut.
"Inilah Presisi, menyelesaikan masalah secara solutif dan dengan pendekatan yang humanis dan dialogis," imbuhnya.
Adhiya berharap, dengan solusi itu bisa meredam gesekan yang terjadi di akar rumput. "Kami harap, solusi Kapolri ini mampu meredam gesekan yang terjadi di akar rumput," pesannya.
Adhiya mengimbuhkan, KPK adalah lembaga independen sama halnya dengan Komnas HAM dan KPU yang berhak melaksanakan aktivitas sesuai dengan wewenang mereka yang diberikan oleh undang-undang.
"Sebagai bagian dari elemen Pemberantas Korupsi, mari kita dukung upaya KPK memberantas korupsi sekaligus menghormati putusan MK,"tandasnya. (OL-13)
Baca Juga: Vaksinasi Aglomerasi Solo Terus Dikebut
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Abdullah mengaku tidak sepakat dengan pernyataan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi soal revisi UU KPK
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved