Selasa 28 September 2021, 20:03 WIB

'Dibuang' KPK, 56 Pegawai yang Tak Lolos TWK Akan Direkrut Kapolri

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) menuntut pembatalan pemecatan 56 pegawai KPK.

 

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin menarik 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) ke Korps Bhayangkara. Keinginan itu disampaikannya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui surat.

"Kami berkirim surat kepada Pak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK tidak lulus di tes dan tak dilantik ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian direkrut jadi ASN Polri," kata Listyo, hari ini.

Listyo mengaku bersurat kepada kepala negara pada Jumat, 24 September 2021. Tujuan penarikan 56 pegawai KPK untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidikor).

"Kita melihat rekam jejak dan pengalaman tipikor. Itu sangat bermanfaat untuk memperkuat jajaran organisasi yang saat ini kita kembangkan dalam memperkuat organisasi Polri," ungkap Listyo.

Baca juga: Istana Tegaskan Presiden Tolak 3 Periode dan Perpanjangan Masa Jabatan

Selain itu, Listyo mengatakan ada tugas tambahan Polri terkait upaya pencegahan dalam rangka mengawal program penanggulangan covid-19. Upaya itu demi pemulihan ekonomi nasional. Sebanyak 56 pegawai KPK diyakini mampu membantu tugas-tugas itu.

"Kemarin Senin, 27 September 2021 kami mendapatkan surat jawaban dari Pak Presiden melalui mensegnes secara tertulis. Prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri," aku jenderal bintang empat itu.

Listyo menyebut Presiden Jokowi memintanya berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurut Listyo, proses penarikan 56 pegawai KPK itu sedang berlangsung.

"Mekanismenya seperti apa saat ini sedang didiskusikan untuk bisa merekrut 56 orang tersebut menjadi ASN Polri," ujar mantan Kapolda Banten itu.(Medcom.id/OL-4)

Baca Juga

ANTARA

Sudirta Bantu Ringankan Beban Korban Gempa di Desa Trunyan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:44 WIB
Tak hanya itu, Anggota Komisi III DPR RI ini bersama Wakapolres Bangli Kompol I Wayan Suka juga membesuk korban gempa dari Desa Trunyan...
ANTARA

Warga Seruyan Sampaikan Aspirasi ke DPR RI Terkait Plasma Sawit

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:17 WIB
Permasalahan plasma 20% dari seluruh areal perusahaan perkebunan kelapa sawit berdasarkan Undang-undang tersebut, sampai sekarang ini belum...
Antara

Haris Azhar Siap Mediasi Dengan Luhut Panjaitan Hari Ini

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 09:57 WIB
DIREKTUR Eksekutif Lokataru Haris Azhar mengaku akan jalani medias dengan MenkoMarves Luhut B Panjaitan di Direktorat Reserse Kriminal...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya