Sabtu 25 September 2021, 01:59 WIB

Azis Syamsuddin Suap Penyidik KPK Pakai Dolar Senilai Rp3,1 Miliar

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Azis Syamsuddin Suap Penyidik KPK Pakai Dolar Senilai Rp3,1 Miliar

Medcom/ Candra Yuri Nuralam
Azis Syamsuddin digiring ke mobil tahanan KPK

 

WAKIL Ketua DPR RI Azis Syamsuddin diduga menyuap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju sebesar Rp3,1 miliar dari komitmen awal Rp4 miliar. Selain menggunakan pecahan mata uang rupiah, Azis juga diduga memberikan suap menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat maupun dolar Singapura.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, pemberian suap itu dilakukan sebagai bentuk permintaan tolong Azis agar Robin mengurus kasus yang melibatkan Azis dengan mantan Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar Aliza Gunado di Kabupaten Lampung Tengah. Kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah itu diketahui sedang ditangani oleh KPK saat ini.

Untuk merealisasikan permintaan Azis, Robin menghubungi pengacara bernama Maskur Husain agar ikut mengawal perkara tersebut. "MH (Maskur) diduga meminta uang muka terlebih dahulu sejumlah Rp300 juta kepada AZ (Azis)," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (25/9) dini hari.

Firli menyebut sebagai tanda jadi, Azis telah mengirimkan uang melalui rekening pribadi ke rekening atas nama Maskur sebesar Rp200 juta pada Agustus 2020 secara bertahap. Pada bulan yang sama, Robin juga menyambangi kediaman Azis di rumah dinasnya di Jakarta Selatan.

"Untuk kembali menerima uang secara bertahap yang diberikan oleh AZ , yaitu US$100 ribu, S$17.600, dan S$140.500," urainya.

Setelah menerima uang tersebut, Robin dan Maskur diduga menukarkannya ke dalam pecahan rupiah menggunakan identitas pihak lain. "Sebagaimana komitmen awal pemberian uang dari AZ kepada SRP (Robin) dan MH sebesar Rp4 miliar, yang telah direalisasikan baru sejumlah Rp3,1 miliar," jelas Firli.

KPK resmi menetapkan Azis sebagai tersangka pada Jumat (24/9) dan langsung menahannya selama 20 hari di rumah tahanan (Rutan) Polres Jakarta Selatan. Azis dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (OL-8)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Pengusaha Berharap Putusan MK Tak Berdampak pada Minat Investasi

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 30 November 2021, 16:11 WIB
Perbaikan dan perevisian yang akan dilakukan pemerintah juga diharapkan tak mengubah esensi produk hukum...
Antara

Kejagung Belum Temukan Oknum OJK yang Tersangkut Kasus Asabri

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 30 November 2021, 15:21 WIB
Supardi mengaku tidak pernah menargetkan untuk membidik tersangka dari unsur...
 ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Rugi Rp50 Miliar, 52 Nasabah Jiwasraya Gugat Sri Mulyani Hingga Erick Thohir

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 30 November 2021, 14:28 WIB
Menurutnya, akibat dari tertahannya uang, para nasabah mengalami sakit berkepanjangan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya