Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyampaikan bahwa peran Parlemen sangat krusial dalam mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ini.
DPR RI berharap agar pemerintah daerah dan pusat dapat bekerja sama untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang melibatkan semua pihak dan berpusat pada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Fadli saat memimpin Sosialisasi Diplomasi Parlemen 'BKSAP Sustainable Development Goals (SDGs) Day', yang dihadiri Bupati Banyumas Achmad Husein beserta jajaran, sivitas akademika Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (21/9) Turut hadir Pimpinan dan Anggota BKSAP DPR RI lainnya..
“Kita ketahui bahwa SGDs ini harus ada keterlibatan dari semua pihak, bukan hanya dari satu pihak. Selain itu, keberhasilan implementasi SGDs di dalam dekade aksi sekarang ini, di tahun 2020 hingga 2030 adalah keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, parlemen, perguruan tinggi, mahasiswa dan semuanya,” ujar Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini.
Terkait dengan hal itu, Fadli menambahkan bahwa pembangunan di seluruh Indonesia, atau bahkan seluruh dunia, harus sejalan dalam kerangka SDGs.
Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang bersifat terbuka, baik pusat, provinsi, maupun daerah, dan dengan melibatkan semua pihak, dari pemerintah, parlemen, dan masyarakat pada umumnya.
“Kita sebagai vocal point dalam parlemen dan juga SGDs, selain melakukan sosialisasi, kita juga memberikan kesempatan terbuka sebagai sarana untuk bekerjasama dan menjadi jembatan bagi diplomasi antar masyarakat, diplomasi perguruan tinggi di dalam negeri dengan di luar negeri, termasuk juga pemerintah daerah, mungkin juga dengan pemerintah daerah lain di negara-negara lain," paparnya.
"Kemudian kita juga mempunyai hampir semua hubungan dengan negara-negara yang merupakan sahabat kita, dan pastinya yang mempunyai hubungan diplomatik dengan kita,” jelas Anggota Komisi I DPR RI tersebut.
Fadli berharap perguruan tinggi juga turut andil dalam mengejar tujuan pembangunan berkelanjutan supaya dapat tersosialisasi sedini mungkin. Diketahui ada 17 target SDGs yang sangat komprehensif dan mencakup semua sektor. Mulai dari pengurangan kemiskinan, penghapusan kelaparan, serta kemitraan.
“Kita berharap peran perguruan tinggi ikut menjadi stimulus untuk memberikan sosialisasi kepada pemerintah daerah agar rancangan kerja termasuk program kerja, dapat diselaraskan dengan kerangka SGDs dan itu akan membuat lebih mudah pelaporan di berbagai daerah terkait 17 target-target SGDs,” tutupnya. (RO/OL-09)
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Raja Juli Antoni juga menegaskan bahwa PSI merupakan partai yang terbuka bagi berbagai kalangan, baik muda maupun senior.
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi resmi membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) pada Jumat (23/1) pagi waktu setempat.
usulan pembentukan koalisi permanen dalam Rapimnas I Partai Golkar perlu dicermati secara serius agar tidak mengancam fungsi demokrasi di parlemen
Transformasi digital di DPD RI bukan sekadar pengadaan teknologi baru, melainkan perubahan budaya kerja secara menyeluruh.
rancangan undang-undang (RUU) Pemilu berbasis kodifikasi harus dibangun secara paralel dengan pembenahan sistem kepartaian di Indonesia.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved