Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Jepang Sanae Takaichi resmi membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) pada Jumat (23/1) pagi waktu setempat. Keputusan ini diambil tiga bulan setelah Takaichi mencetak sejarah sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang, dengan tujuan mengunci mandat publik yang lebih kuat di tengah tekanan ekonomi dan ketegangan keamanan regional.
Pembubaran dilakukan lewat sidang pleno Dewan Perwakilan Rakyat. Ketua House of Representatives (DPR) Jepang Fukushiro Nukaga membacakan dekrit pembubaran yang ditandatangani Kaisar Naruhito. Usai pembacaan, anggota parlemen berdiri meneriakkan “Banzai” tiga kali sambil mengangkat tangan, tradisi simbolis penanda berakhirnya masa jabatan sebelum mereka kembali ke daerah pemilihan untuk berkampanye.
Pemerintah menetapkan pemilu sela (snap election) pada 8 Februari 2026, dengan masa kampanye resmi dimulai 27 Januari. Jeda yang sangat singkat ini menjadi sorotan, oposisi menilai jadwal itu sengaja dipadatkan untuk membatasi ruang debat publik, dan disebut sebagai salah satu periode kampanye terpendek dalam politik Jepang pascaperang.
Dalam konferensi pers setelah pembubaran, Takaichi menegaskan ia membutuhkan dukungan langsung pemilih untuk meluncurkan paket kebijakan ekonomi yang disebutnya “radikal”. “Kami berada pada titik balik bersejarah. Saya membutuhkan mandat rakyat untuk mengatasi inflasi yang terus menekan rumah tangga dan untuk memperkuat pertahanan nasional kita demi menjamin kedaulatan Jepang,” kata Takaichi.
Agenda kampanye Takaichi diperkirakan berfokus pada kenaikan biaya hidup, terutama harga pangan, serta reformasi fiskal untuk menopang keluarga muda. Namun, ia menghadapi guncangan politik setelah Komeito, mitra koalisi lama partainya, memutuskan berbalik arah dan membangun aliansi baru dengan oposisi utama Constitutional Democratic Party (CDP).
Oposisi menyebut langkah pembubaran ini sebagai “pelarian” dari kewajiban membahas anggaran tahun fiskal 2026 yang krusial bagi layanan publik. Meski begitu, jajak pendapat awal menunjukkan Takaichi masih memiliki basis dukungan kuat, khususnya di kalangan pemilih konservatif dan pemilih muda.
Pemilu 8 Februari akan menjadi ujian penentu: apakah Jepang tetap berada di bawah kepemimpinan LDP yang kini dipimpin Takaichi, atau memasuki fase perubahan besar dalam peta politik. (Official Website of the Prime Minister of Japan and Her Cabinet (Kantei)/Z-10)
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump meninjau berbagai persoalan strategis di kawasan Indo-Pasifik.
Presiden AS Donald Trump ucapkan selamat kepada PM Jepang Sanae Takaichi dan tegaskan Washington siap membantu Tokyo memperkuat hubungan kedua negara.
Kenali Sanae Takaichi, mantan drummer heavy metal, pengagum Thatcher, kini PM perempuan pertama Jepang. Ini 7 fakta unik & kontroversinya.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba beserta istri Yoshiko Ishiba, besok (11/1).
Pemimpin dunia, termasuk Narendra Modi dan Donald Trump, memberikan selamat atas kemenangan bersejarah PM Sanae Takaichi dan partai LDP di Pemilu Jepang.
Perolehan suara Partai Demokrat Liberal (LDP) pimpinan PM Sanae Takaichi diprediksi mencapai dua pertiga kursi House of Representatives. Simak ulasan kemenangan besarnya.
Melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis (5/2) waktu setempat, Donald Trump memuji kepemimpinan Sanae Takaichi sebagai sosok yang kuat dan bijaksana.
Korban jiwa akibat salju ekstrem di Jepang terus bertambah. Pemerintah kirim militer ke Aomori untuk evakuasi dan pembersihan salju setinggi 4,5 meter.
Rekor keterwakilan perempuan di parlemen Jepang memicu krisis fasilitas. PM Sanae Takaichi bersama 60 legislator ajukan petisi penambahan toilet perempuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved