Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

PM Jepang dan Presiden AS Trump Bahas Dinamika Kawasan Indo-Pasifik

 Gana Buana
25/11/2025 17:17
PM Jepang dan Presiden AS Trump Bahas Dinamika Kawasan Indo-Pasifik
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.(Dok. YouTube)

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon pada Selasa untuk meninjau berbagai persoalan strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Jepang, kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai berbagai isu yang memengaruhi stabilitas kawasan, termasuk langkah-langkah guna memperkuat kemitraan keamanan Jepang-AS. Trump juga menyampaikan perkembangan terbaru hubungan AS-China/Tiongkok, terutama hasil pertemuan puncak terbaru antara kedua negara.

Kementerian tersebut menyebutkan bahwa percakapan berlangsung selama 25 menit, dan kedua pemimpin sepakat untuk mempertahankan koordinasi erat menghadapi dinamika internasional yang terus berubah.

Telepon tersebut dilakukan sehari setelah Trump berbicara langsung dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Tokyo terkait isu Taiwan. Pada Senin (24/11), Trump menyebut komunikasinya dengan Xi “sangat baik” dan mengungkapkan bahwa ia menerima undangan untuk berkunjung ke Beijing pada April mendatang.

Sementara itu, media pemerintah China melaporkan bahwa Xi menegaskan kepada Trump bahwa integrasi Taiwan dengan China merupakan elemen penting dari tatanan internasional pascaperang.

Pernyataan PM Takaichi pada 7 November sebelumnya juga menjadi sorotan. Di hadapan para legislator, ia menilai bahwa serangan China terhadap Taiwan secara hukum dapat disebut sebagai situasi yang mengancam kelangsungan hidup Jepang, status yang memungkinkan Tokyo menggunakan hak pertahanan kolektif. Komentar tersebut memicu kecaman keras dari Beijing.

Sebagai respons, China mengeluarkan sejumlah langkah pembatasan, termasuk imbauan perjalanan bagi warganya untuk tidak mengunjungi Jepang, memberlakukan kembali larangan impor produk laut Jepang, serta menambah aturan pembatasan lainnya. (Anadolu/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik