Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Teroris dari Community of Ideological Islamic Analyst Harits Abu Ulya menilai, tewasnya Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora sangat berdampak baik bagi kondusifitas Poso dan Sulawesi Tengah. Sebab pengikutnya yang tersisa tidak memiliki pengaruh dan kemampuan yang besar.
"Itu sangat berpengaruh pada potensi ancaman teror atau gangguan keamanan di wilayah Poso dan sekitarnya. Ancaman jadi rendah atau kecil. Bahkan bisa diprediksi eksistensi kelompok teror di Poso yang ada di gunung akan down atau habis," paparnya kepada Media Indonesia, Senin (20/9).
Menurut dia pengikut MIT kehilangan pemimpinnya dan tidak ada yang mampu menggantikannya. Keempat anggota MIT tidak ada yang selevel dengan Ali Kalora untuk meneruskan misi mereka.
"Jadi otomatis empat orang itu hanya menjadi sekumpulan yang bertahan hidup bersama atau secara individu menghadapi ancaman sergapan satgas Madago Raya," urainya.
Di samping itu, lanjut dia, keempat anggota MIT tidak mempunyai senjata dan amunisi yang layak untuk melawan aparat. Hanya tersisa sepucuk pistol revolver rakitan dan sajam serta rakitan bom lontong.
Keterbatasan logistik untuk keempatnya juga akan memaksa mereka memasuki perkampungan dan membuka peluang terendus aparat. "Mengingat banyak pos penyekatan dan pola gerak mereka sudah mulai terbaca oleh unsur satgas Madago Raya," katanya.
Yang paling penting, kata Harist empat orang itu tidak bisa menjadi magnet bagi para simpatisan MIT. Juga semakin kaburnya tujuan atau misi utama dari kelompok ini.
"Dulu ketika kelompok ISIS di Suria eksis, kelompok Ali Kalora bisa mengglorifikasi aksi-aksi mereka. Namun lambat laun, aspek itu makin pudar dan bergeser hanya menjadi sekelompok sipil yang mengganggu keamanan dan berakhir saat operasi Madago Raya, mereka hanya bisa bertahan hidup," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Ali Kalora Tewas, Pengamat : Berantas MIT Hingga Akarnya
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
Gubernur menargetkan Desa Nupabomba sebagai pilot project.
Pada pelaksanaannya, program ini menetapkan tujuh daerah sebagai prioritas pembangunan.
Brimob tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial
Operasi timpora juga digelar di Kecamatan Kulawi, Sigi, untuk mengantisipasi aktivitas pembangunan PLTA.
Penyitaan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi penggunaan dana CSR beberapa perusahaan tambang di Desa Tamainusi, Kabupaten Morowali Utara
Remisi adalah hak bagi narapidana dan anak binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved