Minggu 19 September 2021, 14:05 WIB

Satgas Madago Raya Amankan 39 Barang Bukti Milik Teroris Poso

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Satgas Madago Raya Amankan 39 Barang Bukti Milik Teroris Poso

Antara/Mohamad Hamzah.
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi (tengah) menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Mapolres Parigi Moutong.

 

PERSONEL Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya mengamankan 39 barang bukti milik pimpinan teroris Poso Ali Ahmad alias Ali Kalora dan seorang anggotanya Jaka Ramadhan yang tertembak pada Sabtu (19/9) petang di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Rudy Sufahriadi saat konferensi pers di Polres Parigi Moutong, Minggu (19/9), memperlihatkan barang bukti milik kedua teroris Poso yang meninggal saat baku tembak dengan satgas di wilayah Desa Astina, Kecamatan Torue.

Dari puluhan barang bukti, satgas juga menemukan bahan peledak, termasuk senjata api laras panjang jenis M16 lengkap dengan peluru dan perlengkapan pribadi kedua anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang beraksi di wilayah pegunungan Kabupaten Poso, Parigi Moutong, dan Kabupaten Sigi. "Semua barang bukti telah kami amankan," kata Rudy.

Sebanyak 39 barang bukti ini terdiri atas senjata api laras panjang jenis M16, kemudian hemolok, ransel, jaket, chestring, selimut, sarung, celana, senter kepala, benang lilit, belanga, dan daging (bekal). Selain itu, kaus kaki, headset, kepala charger, gunting, baju kaus, sorban sarung, korek api disimpan dalam botol, tali pancing, slink, satu lilit tali jemuran kecil, karet ban, minyak tahan dalam botol, terpal, telepon seluler android, jam tangan milik Ali Kalora, serta bom tarik dan bom bakar. "Termasuk di dalamnya logistik berupa beras, garam dan obat-obatan peralatan makan muk air, toples kecil, botol minyak, serta alat pertukangan gergaji, dua parang, antinyamuk, dan peralatan mandi," kata Rudy.

Hingga kini, TNI/Polri masih memburu empat orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sisa kelompok teroris Poso yang masih bersembunyi di hutan. Pada operasi penumpasan kelompok yang
mengatasnamakan MIT, sejumlah satuan tergabung dalam Satgas Madago Raya terdiri atas Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, Batalyon Infanteri 714/Sintuwu Maroso Kabupaten Poso yang berada di bawah Komando Korem/123 Tadulako, Kodam XIII/Merdeka. 

Baca juga: Satgas Buru Empat DPO Teroris yang Masih Bersembunyi di Hutan

Berikutnya, Satuan Korps Brimob dan Detasemen Khusus 88 (Desus 88) Polri serta Batalyon Infanteri Para Raider 502/Ujwala Yudha. "Apa pun bentuknya dan siapa pun berhasil dalam misi ini, tentunya ini merupakan operasi bersama dan satuan-satuan yang tergabung telah dibagi masing-masing sektor," kata Rudy yang juga penanggung jawab Operasi Madago Raya. (Ant/OL-14)

Baca Juga

MI/M Irfan

Tito Lantik Komjen Paulus Waterpauw jadi Deputi BNPP

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:51 WIB
Paulus dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 147/TPA Tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan...
MI/MOH IRFAN

Banyak Masalah, Junimart Minta Kementerian ATR/BPN Berbenah

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 13:55 WIB
Konflik-konflik yang terjadi di masyarakat dengan para pengusaha di beberapa daerah menimbulkan keresahan di...
ANTARA FOTO/ Reno Esnir

Kasus Bupati Banjarnegara, KPK Periksa Sejumlah Pengusaha

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 13:48 WIB
Saksi-saksi yang diperiksa yakni Direktur CV Karya Bhakti Nursisi Budiono, Presiden Direktur PT Adi Wijaya Hadi Suwarno, Direktur CV Puri...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya