Jumat 17 September 2021, 13:46 WIB

Kalapas Klas 1 Tangerang Dinonaktifkan Mulai Hari Ini

Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Kalapas Klas 1 Tangerang Dinonaktifkan Mulai Hari Ini

MI/Andri Widianto
Jenazah korban kebakaran lapas klas 1 tangerang. Amnesty International Indonesia mendesak Menkumham Yasonna Laoly Mundur.

 

KEPALA Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas 1 Tangerang Victor Teguh Prihartono dinonaktifkan. Penonaktifan itu berkaitan dengan insiden kebakaran lapas pada Rabu, 8 September 2021.

"Iya betul per hari ini dinonaktifkan," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Rika Aprianti kepada Medcom.id, hari ini.

Rika mengatakan penonaktifan itu dilakukan karena Victor tengah menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kemenkumham menggali dugaan kelalaian dan kealpaan dalam insiden kebakaran itu.

"Saat ini, per hari ini tanggung jawab pelaksanaan di Lapas Klas 1 Tangerang dijabat oleh Kepala Kantor Divisi Kemasyarakatan Kemenkum Banten," ujar Rika.

Dia menegaskan penonaktifan tidak ada hubungan dengan penyidikan yang tengah dilakukan polisi. Pemeriksaan Victor di Polda Metro Jaya berbeda dengan yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kemenkumham.

Baca juga: Amnesty Indonesia Minta Yasonna dan Dirjen LP Mundur

"Kalau pemeriksaan itu beda. Itu sudah berjalan dari kemarin. Kalau ini memang pemeriksaan dari Kemenkumham melalui Inspektorat Jenderal Kemenkumham," jelas Rika.

Victor menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa, 14 September 2021. Dia diperiksa selama 11 jam terkait tugas, fungsi dan peran di lapas.

Selain Victor, polisi juga memeriksa enam petugas lapas lainnya pada hari yang sama. Total sudah ada 44 saksi yang diperiksa dalam proses penyidikan.

Pemeriksaan itu dalam rangka mencari alat bukti penetapan tersangka sebagai pertanggung jawaban atas insiden kebakaran itu. Namun, polisi belum menetapkan tersangka walau telah mengendus adanya kelalaian dan kealpaan.

Tersangka nantinya dapat dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan Pasal 187, Pasal 188 KUHP terkait kesengajaan atau kealpaan yang mengakibatkan kebakaran.

Blok C2 Lapas Klas 1 Tangerang terbakar sekitar pukul 01.45 WIB pada Rabu, 8 September 2021. Api berhasil dipadamkan pukul 03.00 WIB. Sebanyak 49 orang narapidana yang berada di blok C2 tewas. Selebihnya, mengalami luka-luka, baik berat maupun ringan.

Penyebab kebakaran masih diselidiki. Namun, dugaan sementara karena korsleting listrik. Polisi menemukan titik api di atas plafon. (Medcom.id/OL-4)

Baca Juga

MI/M Irfan

Tito Lantik Komjen Paulus Waterpauw jadi Deputi BNPP

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 14:51 WIB
Paulus dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 147/TPA Tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan...
MI/MOH IRFAN

Banyak Masalah, Junimart Minta Kementerian ATR/BPN Berbenah

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 13:55 WIB
Konflik-konflik yang terjadi di masyarakat dengan para pengusaha di beberapa daerah menimbulkan keresahan di...
ANTARA FOTO/ Reno Esnir

Kasus Bupati Banjarnegara, KPK Periksa Sejumlah Pengusaha

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 13:48 WIB
Saksi-saksi yang diperiksa yakni Direktur CV Karya Bhakti Nursisi Budiono, Presiden Direktur PT Adi Wijaya Hadi Suwarno, Direktur CV Puri...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya