Selasa 14 September 2021, 20:22 WIB

Pakar Hukum: Sesuai Putusan MA, Firli Cs Tidak Bisa Berhentikan 57 Pegawai KPK

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Pakar Hukum: Sesuai Putusan MA, Firli Cs Tidak Bisa Berhentikan 57 Pegawai KPK

Dok.MI
Ilustrasi

 

PAKAR Hukum Pidana Universitas Al-azhar Indonesia (UAI) Suparji Ahmad mengatakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bisa memberhentikan 75 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Landasannya putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyerahkan nasib 75 pegawai itu ke pemerintah.

"Tidak boleh(diberhentikan), harus diperhatikan putusan MA tersebut dan ditindaklanjuti dengan memperhatikan kelangsungan nasib pegawai tersebut," tegas Suparji dalam keterangannya, Selasa (14/9).

Suparji mengatakan selama pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo tidak mengeluarkan keputusan maka pimpinan KPK juga melakukan hal sama. Pimpinan KPK pun perlu menunggu sikap tegas dari pemerintah soal nasib 75 pegawai tersebut.

"Belum ada putusan, ditunggu dahulu sikap pemerintah," kata Suparji.

Baca juga: Bukan Supremasi Opini

Diketahui, dalam putusan MA memutuskan tindak lanjut hasil asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) bagi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi kewenangan pemerintah.

Hal itu tertuang dalam berkas putusan putusan uji materi Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengalihan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diajukan oleh pegawai KPK beberapa waktu lalu.

Menurut putusan MA, gugatan terhadap Peraturan Komisi Nomor 1 Tahun 2021 yang menjadi dasar TWK tidak tepat. Sebab, hasil asesmen TWK itu bukan kewenangan KPK, melainkan pemerintah.

Sebelumnya, ada 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK. Namun ada 18 pegawai yang dinyatakan masih bisa dibina untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan, sehingga tersisa 57 pegawai KPK yang nasibnya digantung.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

PN Jaksel Ajukan Perpanjangan Penahanan Ferdy Sambo Cs

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 16:15 WIB
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf...
ANTARA

Relawan Siap Menangkan Partai Pendukung Anies

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 16:03 WIB
Relawan menyadari Anies perlu mendapatkan kekuatan di parlemen ketika memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024...
ANTARA

KPU Klaim Laksanakan Putusan MK Meski Dapil Tidak Berubah

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 16:00 WIB
Idham menjelaskan kesimpulan tersebut telah berkesuaian dengan pertimbangan hukum yang terdapat dalam putusan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya