Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI II Kantor Staf Presiden (KSP) Abetnego Tarigan mengungkap banyak pemerintah daerah enggan menyebarkan vaksin covid-19 lantaran persoalan politik. Karena itu, pemerintah akhirnya juga turut memberdayakan TNI dan Polri untuk melaksanakan vaksinasi.
"Saya mau jujur banyak provinsi yang enggak nyebarin vaksin yang sudah dibagi ke provinsi ke kabupaten karena perbedaan pandangan politik. Di TNI, di Polri enggak ada (perbedaan pandangan). Kalau kata komandan didistribusikan, ya didistribusikan," kata Abetnego dalam diskusi daring yang digelar Lapor Covid-19, Rabu (18/8).
Pernyataan itu dilontarkan Abetnego menjawab sorotan terkait peran institusi militer dalam pelaksanaan vaksinasi. Dia menjelaskan distribusi vaksin di daerah kerap lamban lantaran persoalan tersebut.
Menurutnya, ada kompleksitas politik di daerah yang menjadi kendala. Ia pun meminta agar pelibatan institusi nonsipil dalam penanganan covid-19 tak mengarah pada stigmatisasi. Dia menyatakan meski lembaga nonsipil dilibatkan, Kementerian Kesehatan tetap memegang kendali kebijakan.
"Dimensi pemerintahan sipil di daerah juga perlu dilakukan pendalaman terkait ini, soal fragmentasi politik dan orientasi lokal," kata dia.
Baca juga : KPK: Perbaikan Data Bansos Selamatkan Rp10,5 Triliun
Abetnego juga menyampaikan pelibatan TNI dan Polri dalam penanganan covid-19 maupun vaksinasi didasarkan pemetaan institusi tersebut memiliki jaringan pusat kedokteran serta kesehatan luas serta sumber daya manusianya. Hal itu juga melalui perhitungan pembiayaan.
"Distribusi logistik kita mau enggak mau ngandalin TNI. Kemudian sumber tenaga kesehatan salah satu yang banyak itu di TNI dan Polri. Ada aspek memberdayakan tanpa menggerakkan pembiayaan yang besar untuk merekrut tenaga baru," ujarnya.
Dia juga menyebut persoalan data juga terus menjadi perhatian Presiden. Menurutnya, permasalahan data kasus maupun kematian akibat covid-19 juga kerap bermasalah di daerah karena persoalan politik. Menurutnya, ada problem pemda menyicil data kasus atau kematian agar citra daerahnya seolah-olah bagus.
"Kita itu bukannya tidak tahu problem data itu ada, tetapi Presiden itu nanya kok bisa data itu bermasalah. Harusnya kan dari kabupaten, dari provinsi itu bisa nyambung tetapi ada dimensi politik di tingkat lokal. Bagaimana kepentingan lokal yang menyicil data supaya image daerahnya bagus akhirnya kurvanya lama," ucapnya. (OL-7)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Pompa apung dipilih karena sifatnya yang adaptif dan portabel, sehingga mampu menjangkau kawasan permukiman dan area padat.
Prabowo menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program prioritas pada periode 2026-2027.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyambut malam Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Aceh.
Kehadiran KSP dalam dialog publik menjadi penting untuk memberikan penjelasan yang lebih sistematis mengenai apa yang sudah dan sedang dilakukan pemerintah.
Priskhianto juga menyoroti pentingnya regulasi yang melindungi koperasi simpan pinjam (KSP) dan koperasi simpan pinjam syariah (KSPS).
Kepala KSP Muhammad Qodari mendukung gerakan setop tot tot wuk wuk di jalan raya. Menurutnya itu kerasahan masyarakat terhadap sirine dan strobo oleh mobil pengawal
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved