Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA tahun ini, Istana Negara kembali menggelar upacara peringatan HUT RI dengan formasi pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) secara lengkap.
Sebanyak 68 petugas dari 34 provinsi akan diterjunkan. Pasukan yang seluruhnya diisi pelajar sekolah menengah atas dan sederajat, dibagi dalam dua kelompok. Rinciannya, tim pengibar bendera pada pagi hari dan penurun bendera pada sore hari.
Pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75, petugas paskibraka yang dilibatkan di Istana Negara hanya 8 orang, karena alasan pandemi covid-19. Itu dengan posisi 3 petugas pada pengibaran, 3 petugas pada penurunan dan 2 petugas lainnya sebagai cadangan.
Baca juga: Upacara Virtual HUT RI bakal Lebih Menarik
"Sekarang mungkin berbeda dengan tahun lalu, yang hanya tiga petugas masing-masing. Sekarang, semua perwakilan provinsi kita harapkan ada," ujar Kepala Sekretariat Presiden RI Heru Budi Hartono kepada wartawan, Kamis (12/8).
Meskipun melibatkan petugas paskibraka dengan lengkap, pihaknya memastikan upacara peringatan HUT RI tetap mengedepankan protokol kesehatan ketat. Semua personel akan mengenakan masker, lalu jarak antara pasukan akan diperlebar.
Istana juga akan membatasi perwakilan dari tiap matra TNI, hingga pasukan pengamanan presiden. "Kita upayakan minimalis, pasukan terbatas. Misalnya per angkatan hanya empat orang, " jelas Heru.
Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah tidak akan Mengintervensi Komnas HAM
Selain itu, lanjut dia, Istana juga tidak akan mengundang para pejabat negara dan masyarakat secara luas. Adapun pejabat negara yang hadir hanya yang memiliki tugas khusus.
"Semua yang di Istana adalah pelaku upacara. Ada Ketua DPR, MPR dan Menteri Agama. Mereka membacakan tugas masing-masing. Seperti, Menteri Agama yang bertugas membacakan doa," imbuhnya.
Hingga saat ini, panitia masih terus mematangkan pelaksanaan di lapangan. Heru memastikan bahwa keputusan yang diambil merupakan yang terbaik, sehingga upacara peringatan HUT RI ke-76 dapat berjalan optimal.(OL-11)
SEMANGAT kemerdekaan Indonesia selalu identik dengan kebebasan, termasuk kebebasan dalam memilih gaya hidup yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menghadirkan gebrakan berbeda dalam Karnaval Kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Dengan pembaruan pendidikan, tokoh terdidik seperti Soekarno dan Sutan Sjahrir lahir dan menjadi pelita bagi masyarakatnya.
Dengan mengangkat karya intelektual, dialog kebangsaan, serta semangat persatuan, acara ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam membangun Indonesia.
Gebyar Kemerdekaan merupakan agenda tahunan Peradi Jakbar yang juga sebagai ajang silaturahim
Dalam pidatonya, Wakil Ketua Golkar DKI Ashraf Ali menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan harus diteruskan dengan cara yang relevan di era modern ini.
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Menurutnya, optimalisasi belanja pemerintah menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Tak selang lama, mobil dinas Brian dengan nomor polisi RI 25-7 tiba menyusul pada pukul 20.32 WIB.
Ia menambahkan, pandangan tersebut juga muncul dari internal partai politik.
Ia mengingatkan masyarakat yang akan bepergian, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved