Jumat 06 Agustus 2021, 09:10 WIB

Novel Sayangkan KPK Tolak Rekomendasi Ombudsman

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Novel Sayangkan KPK Tolak Rekomendasi Ombudsman

ANTARA/Aditya Pradana Putra
Kasatgas nonaktif KPK Novel Baswedan

 

KEPALA satuan tugas (Kasatgas) nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyayangkan sikap Lembaga Antirasuah itu yang menolak menjalankan rekomendasi Ombudsman terkait dugaan maladimistrasi tes wawasan kebangsaan (TWK). Novel menilai rekomendasi Ombudsman berarti tes itu bermasalah.

"Temuan dari Ombudsman itu serius dan menggambarkan proses TWK adalah suatu skandal serius dalam upaya pemberantasan korupsi," kata Novel melalui keterangan tertulis, Jumat (6/8).

Novel menilai pimpinan KPK seharusnya meminta maaf jika pelaksanaan TWK mendapat respon kurang baik. Sikap pimpinan KPK terkait rekomendasi Ombudsman dinilai tidak tepat.

Baca juga: KPK Jadikan Sidang Juliari Gerbang untuk Seret Tersangka Lain

"Sayangnya, Pimpinan KPK tidak bisa menjadi contoh atas hal itu," kecam Novel.

Sebelumnya, KPK memberikan sikap atas dugaan maladimistrasi pelaksanaan TWK yang ditudingkan Ombudsman. Lembaga Antikorupsi itu merasa keberatan dengan dugaan itu.

"Kami akan menyerahkan surat keberatan ini sesegera mungkin, besok, 6 Agustus 2021 pagi ke Ombudsman," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (5/8).

Ghufron menilai Ombudsman tidak adil dalam memberikan rekomendasinya. Ombudsman juga dinilai tidak menghormati kewenangan KPK dalam pelaksanaan TWK dan cenderung memberikan pernyataan yang menyudutkan.

Lembaga Antikorupsi itu menegaskan sudah bertindak sesuai aturan yang berlaku dalam pelaksanaan TWK. KPK menegaskan tidak ada maladministrasi dalam pelaksanaan tes itu.

Ombudsman juga dinilai sudah melewati batas setelah menyatakan TWK tidak sesuai dengan aturan berlaku. KPK menilai Ombudsman merasa lebih berkuasa dibanding aturan hukum dan perundang-undangan di Indonesia. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Kejagung Teliti Berkas Perkara Irjen Napoleon Aniaya M Kece

👤Ant 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:22 WIB
Perkara dugaan penganiayaan M Kece dilakukan oleh Napoleon Bonaparte dan empat tahanan Rutan Bareskrim...
Antara

Bupati Kuansing Diduga Terima Sogok Rp700 Juta Izin HGU Sawit

👤Ant 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 23:04 WIB
Andi Putra jadi ersangka dalam kasus dugaan suap terkait perpanjangan izin HGU sawit di Kabupaten Kuansing,...
Youtube

Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara M Kece untuk Dilengkapi

👤Ant 🕔Selasa 19 Oktober 2021, 22:50 WIB
Perkara dugaan tindak pidana penistaan agama atas nama M Kece belum lengkap baik secara formil maupun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya