Kamis 20 Mei 2021, 19:04 WIB

Mahfud Sebut 10 Kasus Korupsi di Papua, Ini Tanggapan KPK

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Mahfud Sebut 10 Kasus Korupsi di Papua, Ini Tanggapan KPK

MI.Susanto
Ketua KPK Firli Bahuri

 

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan pihaknya tengah mengusut kasus dugaan korupsi di Papua. KPK masih melakukan pengumpulan bukti dan belum bisa mengungkapkan detailnya.

Hal itu menanggapi pernyataan Menko Polhukam MD yang mengungkapkan pemerintah telah mengindentifikasi 10 kasus korupsi di Papua dan akan mengusutnya.

"Terkait itu kami ingin sampaikan apa yang dilakukan KPK sekarang sedang berjalan, mohon maaf kami tidak bisa menyebutkan satu per satu perkaranya. Tetapi pada saatnya akan kami sampaikan sejauh mana penanganan perkara yang terjadi di daerah-daerah yang memperoleh dana otonomi khusus," kata Firli di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/5).

Firli membeberkan KPK memang pernah diajak pemerintah dan DPR untuk membahas kebijakan otonomi khusus di berbagai daerah termasuk di Papua dan Papua Barat. Rapat itu, imbuh Firli, digelar di DPR dihadiri antara lain Menko Polhukam, Mendagri, Menkeu, TNI, BIN, dan Polri.

Baca juga : Kejagung: Korupsi di Papua Ditangani Kejaksaan Daerah

Dalam rapat bersama itu, ucapnya, KPK memberikan gambaran atau pemetaan kerawanan korupsi di daerah-daerah yang menerima dana otsus. Firli menyampaikan pada prinsipnya KPK mendukung pemerintah mengenai kebijakan otsus. 

"Yang dibahas mengenai kajian dan telaah daerah-daerah yang memiliki otonomi khusus. Saya waktu itu menyampaikan peta tindak pidana korupsi di beberapa daerah yang mendapat dana otsus. Kita sampaikan dan apa yang sedang dilakukan KPK dan apa yang akan dilakukan KPK kita juga sampaikan," ucap Firli.

Sejauh ini, KPK memang sudah membenarkan adanya penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan gereja di Kabupaten Mimika, Papua. Komisi antirasuah tengah mengusut proyek Gereja Kingmi Mile 32 di Mimika Tahun Anggaran 2015.

Meski begitu, komisi antirasuah belum bisa membeberkan detail perkara dan pihak-pihak yang diduga terlibat sebagai tersangka. KPK baru akan mengumumkan tersangka dan detail kasus secara resmi saat dilakukan penahanan. (OL-7)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

NasDem Tagih Janji Jokowi Alokasikan 5% Dana Desa untuk Operasional Kades

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:55 WIB
Hal ini disampaikan ketua Fraksi NasDem DPR RI, Ahmad M. Ali dan menegaskan bahwa ketentuan tersebut sebelumnya dijanjikan Presiden...
Antara/Indiranto Eko Suwarso

Kejagung tak Ingin Berandai-andai soal Vonis Heru Hidayat 

👤Tri SUbarkah 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:33 WIB
"Main tebak menebak dong? Kita tunggu saja lah," ujar Febrie di Gedung Bundar...
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Ridwan Kamil Berikhtiar Maju di Pilpres 2024

👤Arnoldus Dhae 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:10 WIB
Soal kalah dan menang itu rahasia Tuhan, dan hanya Tuhan yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya