Sabtu 15 Mei 2021, 17:35 WIB

Belum Tentukan Langkah, 75 Pegawai KPK Masih Konsolidasi

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Belum Tentukan Langkah, 75 Pegawai KPK Masih Konsolidasi

Antara
Petugas membersihkan logo KPK yang terpasang di gedung.

 

SEBANYAK 75 dari 1.351 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan tidak lulus dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) belum memutuskan langkah yang akan diambil. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap.

"Kita masih konsolidasi. Saya belum mau ngomongin langkah. Kalau ada sesuatu pasti saya update," ujar Yudi melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/5).

Baca juga: KPK: Tes Wawasan Kebangsaan Sepenuhnya Dilakukan BKN

Menanggapi nasib 75 pegawai tersebut, lembaga antirasuah menyatakan mereka tidak dinonaktifkan. Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, berdasarkan surat keputusan, 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat TWK diminta menyerahkan tugas kepada pimpinan masing-masing.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh meminta pimpinan KPK tidak memecat 75 tersebut. Alih-alih diberhentikan, dia menilai 75 pegawai seharusnya diberikan kesempatan untuk menempuh proses Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Yang belum terpilih diharapkan dapat kesempatan menempuh proses seleksi melalui jalur PPPK," kata Pangeran.

Baca juga: Plt Jubir KPK: 75 Orang Tidak Nonaktif

Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Agil Oktaryal menyebut lima opsi yang bisa ditempuh pegawai yang gagal tes TWK, agar tidak diberhentikan. Opsi tersebut mencakup judicial review ke Mahkamah Agung dan pengajuan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Agil juga menyarankan 75 pegawai untuk melaporkan pimpinan KPK ke Komnas HAM dan Dewan Pengawas KPK. Serta, melaporkan masalah tersebut ke Ombudsman RI.(OL-11)

Baca Juga

dok.pribadi

Pendeta Alberth Yoku: Tindakan Korupsi Lukas Enembe Tanggung Jawab Pribadi

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 19:54 WIB
PENETAPAN Lukas Enembe (LE) menjadi tersangka oleh KPK mendapat dukungan dari sejumlah tokoh lokal Papua, salah satunya pendeta Alberth...
dok.ist

Pengamat: Kritikan SBY Soal Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 Asumsi Saja

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 19:05 WIB
DIREKTUR Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kritik Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY soal dugaan...
Instagram @gerindra

Prabowo Sowan Ke 9 Kiai Sepuh NU Jateng, M Qodari: Game Changer di Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:57 WIB
“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju. Kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya