Rabu 05 Mei 2021, 15:00 WIB

KPK Panggil Sekda Cimahi Terkait Kasus Penyidik KPK Stepanus Robin

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
KPK Panggil Sekda Cimahi Terkait Kasus Penyidik KPK Stepanus Robin

MI/Susanto
Penyidik KPK Stephanus Robin Pattuju berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta.

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/5), memanggil Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan bersama empat orang lainnya sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP).

"Hari ini pemeriksaan saksi SRP, tindak pidana korupsi suap terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2020-2021. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Wali Kota Cimahi, Kota Cimahi, Jawa Barat," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (5/5).

Empat saksi lainnya yang dipanggil, yakni Kepala Dinas PMPTSP Kota Cimahi Hella Haerani, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi Meity Mustika, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi Muhammad Roni, dan Ahmad Nuryana selaku Asisten Ekonomi Pembangunan.

Belum diketahui apa hubungan lima pejabat Pemkot Cimahi tersebut dengan kasus suap penyidik Stepanus. Namun, diduga terkait dengan pengakuan terdakwa Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay Muhammad Priatna dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin (19/4).

Ajay merupakan terdakwa perkara suap terkait perizinan di Kota Cimahi Tahun Anggaran 2018-2020. Ajay saat itu mengaku diminta Rp1 miliar dari oknum yang mengaku KPK agar tidak melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadapnya.

Diketahui, Stepanus bersama Maskur Husain (MH) selaku pengacara sepakat membuat komitmen dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai untuk tidak ditindaklanjuti oleh KPK dengan menyiapkan uang Rp1,5 miliar.

Syahrial menyetujui permintaan Stepanus dan Maskur tersebut dengan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia, teman Stepanus.

Syahrial juga memberikan uang secara tunai kepada Stepanus hingga total uang yang telah diterima Stepanus Rp1,3 miliar.

Dari uang yang telah diterima oleh Stepanus dari Syahrial kemudian diberikan kepada Maskur sebesar Rp325 juta dan Rp200 juta. (Ant/OL-09)

Baca Juga

antara

Kejagung Periksa Mantan Komisaris ASABRI

👤RO/Micom 🕔Kamis 06 Mei 2021, 09:02 WIB
Pemeriksaan untuk menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT...
 BIRO PERS SETPRES MUCHLIS JR

Presiden ke Jawa Timur Tinjau Pusat Pemasaran Ikan

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 06 Mei 2021, 08:19 WIB
Presiden Joko Widodo bertolak ke Jawa Timur untuk meninjau  Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong  di...
 ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

WP KPK Nilai Tes Kebangsaan Dibuat Untuk Mendepak Pegawai

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 06 Mei 2021, 07:23 WIB
Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai tes wawasan kebangsaan merupakan jebakan. Tes itu dinilai disiapkan untuk mendepak para...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya