Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komjen Boy Raffli Amar mengungkapkan, aksi teroris di Makassar dan Mabes Polri memiliki keterkaitan. Hal itu terlihat dari sejumlah fakta yang dianalisis BNPT di lokasi kejadian.
"Bersadarkan fakta yang didapat, surat wasiat pelaku penyerangan Mabes Polri mencontoh surat wasiat yg ditulis oleh pelaku bom suami istri di Makassar seperti meminta maaf ke keluarga dan jangan pakai bank. Ini adalah hasil proses radikalisasi oleh radikal intoleran terorisme melalui media sosial" ujar Boy dalam rapat kunjungan kerja spesifik dengan Komisi III DPR di Mapolda Sulawesi Selatan, Kamis (1/4).
Boy juga menyoroti serangan yang dilakukan oleh anak muda, bahkan generasi milenial. Ia menegaskan, akan melakukan pencegahan lebih intensif, termasuk di ruang digital agar tidak menimbulkan konten yang mengarah pada paham terorisme.
"Untuk itu, peran keluarga juga diharapkan dapat terlibat untuk mengawasi anak-anak mereka dalam menggunakan sosial media secara baik dan benar. Tidak hanya itu, Langkah preventif dan represif baik soft maupun hard approach juga akan diterapkan oleh pemerintah dan aparat kemanan untuk upaya pencegahan yang lebih menyeluruh dan mendalam.
Dalam rapat tersebut, Boy didampingi Deputi bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT Irjen Budiono Sandi serta Direktur Penindakan Hukum BNPT Brigjen Eddy Hartono.
Baca juga : LDII : Aksi Terorisme di Rumah Ibadah Rusak Modal Sosial Bangsa
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyebutkan, pola baru penyerangan teroris di Indonesia dengan menggunakan anak muda, bahkan generasi milenial harus bisa diantisipasi. ia memuji aparat penegak hukum yang telah bergerak cepat dalam penanganan serangan di makassar dan Mabes Polri.
Politikus Partai Golkar Supriansa mengatakan, milenial yang direkrut menjadi bagian dari kegiatan teror harus bisa diantisipasi.
"Ini yang menjadi tanda tanya. Saya melihat pesan-pesan teroris menjadi tanda bagi kelompoknya untuk melanjutkan perjuangan. Ini menjadi tantangan,” Ujar Supriansa.
Anggota Komisi III lainnya, Rano Al Fath mengatakan, saat ini jaringan teroris makin lihai menggunakan media sosial yang jadi sarana generasi mllenial untuk mendapatkan informasi.
Menyikapi bom Makassar, Romo Syafii dari PKS menegaskan bahwa dirinya mengutuk keras aksi teror bom yang dapat memecah belah persatuan dan mendorong terbentuknya kelompok intoleran. (RO/OL-7)
HGI City Cup 2026 merupakan satu rangkaian kompetisi domino berbasis strategi (mind sport).
AKSI perampokan disertai pembakaran terjadi di Toko Emas Logam Mulia, Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2) siang.
Polrestabes Makassar mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) dari sebuah toko di Jalan Kandea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Untuk mendukung proyek waste to energy ini, Pemkot Makassar menyiapkan lahan seluas 5 hingga 7 hektare di sekitar TPA Antang.
kehadiran Mr J nantinya akan memberikan dampak signifikan bagi perjalanan politik PSI ke depan.
Penemuan jenazah keempat ini cukup dramatis. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di dalam jurang sedalam 300 meter dari puncak gunung.
BNPT mencatat 230 donatur aktif mendukung kelompok teroris dari 2023-2025, dengan pendanaan mencapai Rp5 miliar.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan ancaman terorisme di Indonesia, pada kurun 2023 hingga 2025, konsisten dan adaptif.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved