Minggu 28 Maret 2021, 17:20 WIB

Ormas Katolik Minta Pemerintah Ungkap Jaringan Pengebom Gereja

Faustinus Nua | Politik dan Hukum
Ormas Katolik Minta Pemerintah Ungkap Jaringan Pengebom Gereja

Antara/Abriawan Abhe.
Petugas kepolisian berjaga di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

 

PIMPINAN organisasi masyarakat (ormas) Katolik mengutuk keras peristiwa pengeboman di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3) pagi. Perbuatan jahat itu bukan perilaku serta sikap orang beragama. Karenanya, ormas Katolik meminta pemerintah dan aparat untuk mengungkap dan membasmi jaringan terorisme itu.

"Meminta pemerintah, Polri, dan TNI bisa mengungkap pelaku dan jaringannya agar mencegah peristiwa serupa terjadi di kemudian hari," ungkap Ketua Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (PP ISKA) Hargo Mandiraharjo dalam keterangan resmi, Minggu (28/3).

Pimpinan ormas Katolik yang terdiri dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Pemuda Katolik (PK), Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), bersama Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) melalui pernytaan bersama mengajak segenap umat beragama tetap teguh dalam solidaritas. Semua pihak senantiasa bekerja sama mengawal kepentingan masyarakat dan bangsa serta menghormati kerukunan hidup beragama.

"Kepada umat Katolik seluruh Indonesia dan khususnya di Paroki Katedral Makassar, kami menyerukan agar tetap tenang, tidak terbawa kecemasan serta larut dalam rasa takut. Kita bawa segenap peristiwa dan kekecewaan ini dalam doa bersama," imbuhnya.

Tragedi di Katedral Makassar kiranya menjadi pengingat kepada semua elemen bangsa dan lapisan masyarakat agar semakin memperkuat persatuan, solidaritas, kerja sama dalam kesatuan bangsa dan Tanah Air Indonesia yang kaya oleh keragaman latar belakang agama, budaya, dan suku.

Lebih lanjut, kata dia, tengah pandemi yang belum berakhir, seharusnya saling menjaga ketenangan dan ketertiban, menjalankan protokol kesehatan, giat beramal bakti, serta terus menjalin solidaritas untuk warga masyarakat terdampak. Sangat disayangkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di saat umat Katolik sedang beribadah pada perayaan Minggu Palma yang sekaligus menandai awal Pekan Suci Paskah 2021. (OL-14)

Baca Juga

DOK DPR RI

Wakil Ketua DPR: Kaji Mendalam Rencana Kenaikan PPN

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 23:27 WIB
Muhaimin, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (12/5/2021), menyatakan bahwa pihaknya tidak menginginkan, jika kenaikan PPN ini resmi...
Antaranews.com

Dua Pengedar Uang Palsu di Aceh Ditangkap Polisi di Masjid

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 22:03 WIB
Masing-masing bernama Iwan TA (43) warga Desa Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan...
Antara

Pengecekan Pendatang Luar Negeri di Bandara Soetta Diperketat

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 12 Mei 2021, 19:25 WIB
Listyo melihat masih ada celah saat kedatangan warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) dari luar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya