Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA 2023 mendatang kontrak kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan dua perusahaan swasta Palyja dan Aetra terkait pengelolaan air bersih akan habis.
Pemprov DKI Jakarta pun menargetkan akan mengambil alih pengelolaan air di Ibu Kota dari dua swasta tersebut. Sebelum hal itu terjadi, Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mendesak agar Pemprov DKI terus mengingatan agar kedua swasta tersebut menyelesaikan semua tugas-tugasnya yang belum tercapai.
Seperti target jangkauan pipanisasi yang harusnya mencapai 82% sampai 2023, namun baru mencapai 59,4% pada 2017.
"Sama halnya dengan kebocoroan-kebocoran pipa yang ada di Jakarta milik mereka itu kan hampir 40%. Itu harus diperbaiki dulu," kata Nova saat dihubungi Media Indonesia, Senin (22/3).
Baca juga: Ketua DPR Puan Maharani Singgung Etika Berpolitik
Nova yang juga anggota Fraksi Partai NasDem khawatir pekerjaan target-target itu justru tidak dikerjakan oleh dua perusahaan swasta itu lantaran akan diputus kontrak dan menyerahkannya ke Pemprov DKI.
"Jangan sampai ketika dialihkan ke kita, kita malah kebagian PR-PR mereka. Anggaran lagi malah nantinya. Sementara anggaran kita belum tentu akan pulih sepenuhnya di 2023 karena tahun ini dan tahun depan masih ada efek pandemi," tuturnya. (OL-4)
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi agar tempat wisata di Ibu Kota tetap kondusif ketika terjadi lonjakan wisatawan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan fasilitas pengolahan sampah tersebut direncanakan dibangun di tiga lokasi strategis.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta resmi menyediakan layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) pada Kamis (12/3).
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
Program Mudik Gratis tahun ini melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten yang tersebar di berbagai provinsi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Atas kesepakatan tersebut, PAM Jaya meminta kedua mitra untuk melakukan renegoisasi. Hasilnya, Aetra setuju menurunkan IRR dari 22% menjadi 15,82%.
PAM Jaya sambut karyawan perusahaan mitra kerja yang sebelumnya ditempatkan di Palyja dan Aetra dalam event “Welcome Home: Town Hall Meeting”.
Setidaknya 1.097 pegawai PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) dan PT Aetra Air Jakarta (Aetra Jakarta) yang direkrut massal menjadi karyawan PAM Jaya.
BUMD PAM Jaya menandatangani kesepakatan bersama tentang pengalihan aspek SDM dalam masa transisi jelang putus kontrak pengelolaan air oleh swasta.
"Secara umum, dibutuhkan waktu 24-48 jam untuk pemulihan suplai air bersih sampai ke pelanggan di area terjauh, sebagai dampak dari pengosongan pipa selama proses relokasi,"
PASOKAN air (penghentian sementara aliran air) di wilayah pelayanan PALYJA selama maksimal 48 jam, karena ada pemindahan pipa imbas pembangunan MRT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved