Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN cinta produk Indonesia yang sedang digaungkan pemerintah disebut Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai kebangsaan untuk mendorong kebangkitan perekonomian nasional.
"Pada situasi di mana tekanan terjadi di sejumlah sektor akibat pandemi covid-19, kita perlu gerakan bersama untuk bangkit menghadapi tantangan itu. Gerakan cinta produk anak negeri salah satu upaya yang harus segera direalisasikan untuk menjawab tantangan saat ini," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/3).
Akun Youtube Sekretariat Presiden menyiarkan ajakan Presiden kepada para pengusaha pusat perbelanjaan untuk mendukung kampanye cinta produk Indonesia untuk mengembangkan pasar produksi nasional.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, berbagai upaya memang harus dilakukan untuk mengatasi kondisi di sejumlah sektor yang mengalami hantaman dampak pandemi covid-19 di Tanah Air.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini juga menyebut apa yang dilakukan pemerintah untuk membangkitkan kecintaan pada produk-produk Indonesia merupakan langkah yang strategis.
Karena, di tengah kondisi sejumlah sektor yang mengalami tekanan saat ini, salah satu modal yang bisa diharapkan untuk keluar dari tekanan tersebut adalah merealisasikan nilai-nilai kebangsaan dalam sebuah gerakan nasional yang masif.
"Cinta produk Indonesia yang merupakan refleksi dari nilai cinta tanah air, persatuan dan gotong-royong. Ini merupakan langkah yang layak didukung oleh semua pihak," ungkap Rerie.
Baca juga: Presiden: Geser Brand Luar, Lokasi Strategis untuk Produk Lokal
Berbagai dukungan dari segenap lapisan masyarakat itu, tegas Rerie, diharapkan mampu menciptakan gerakan berskala nasional yang ujungnya mampu meningkatkan produktivitas nasional.
Rerie menambahkan, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencapai 64 juta. Angka tersebut merupakan 99,9% dari keseluruhan usaha yang beroperasi di Indonesia.
"Saya harap cinta produk Indonesia bisa menjadi gerakan yang tidak berhenti sebatas kata semata, tapi bisa segera direalisasikan lewat tindakan nyata dalam keseharian kita," pungkasnya.(RO/OL-5)
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Sejak didirikan, Susu Mbok Darmi membawa misi sederhana namun relevan, yakni menghadirkan susu segar yang mudah diakses, sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan peternak lokal.
BRAND lokal yang menghadirkan solusi kecantikan instan khusus untuk area lash dan brow, Roona berhasil menyabet penghargaan Brand Choice Award 2025.
Bank Indonesia mencatat nilai transaksi e-commerce mencapai Rp44,4 triliun pada Juli 2025, menandakan tingginya minat belanja online.
Tiga brand lokal yakni Jims Honey, Sovlo, dan Kanky, menjadi bukti bahwa adaptasi digital bukan sekadar pilihan, tetapi kunci menuju pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui Vidio Shopping, penonton bisa langsung membeli produk yang muncul di dalam tayangan favorit mereka, tanpa perlu beralih aplikasi.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved