Selasa 02 Maret 2021, 10:06 WIB

Pulihkan Kerugian Negara, Kejagung Hitung Empat Tambang Sitaan

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Pulihkan Kerugian Negara, Kejagung Hitung Empat Tambang Sitaan

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro (kedua kiri) mendengarkan keterangan saksi saat mengikuti sidang lanjutan.

 

DIREKTUR Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidusus) Kejaksaan Agung Febrie Ardiansyah menyebut bahwa pihaknya sedang menghitung nilai aset yang disita milik tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (persero).

Dari beberapa aset itu, Febrie mengatakan empat tambang milik tersangka Heru Hidayat dan Benny Tjokrosaputro bernilai cukup besar. "Ini yang sedang dilakukan perkiraan, sebenarnya ada berapa kandungan di situ secara nilai ekonomisnya," katanya di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Senin (1/3).

Keempat tambang tersebut antara lain tambang nikel di Malili, Sulawesi Selatan, tambang batubara di Puruk Cahu, Kalimantan Tengah, dan Sendawar, Kalimantan Timur, serta tambang Pasir Besi di Sukabumi, Jawa Barat.

"Mudah-mudahan itu kandungannya cukup besar ya, bisa menambah nilai pengembalian nanti ke ASABRI," jelas Febrie.

Febrie menyebut bahwa penyitaan itu dilakukan sebelum tambang-tambang tersebut beroperasi. Ia mengakui proses perhitungan nilai tambang membutuhkan keahlian khusus karena berbeda dengan aset sitaan lainnya. Saat ini, pihak Kejagung menggandeng perusahaan BUMN Bukit Asam guna menghitung nilai aset dari keempat tambang itu.

"Sampai saat ini tambang masih menggandeng Bukit Asam untuk bisa melihat. Kemudian kayak umpanya kapal kan dari anak perusahaan Pertamina. Nah mungkin nanti dari rekan-rekan BUMN mencari apraisalnya," jelas Febrie.

Aset lain seperti kendaraan maupun apartemen yang telah disita dari para tersangka juga turut dihitung nilai aparsialnya. Ini dilakukan dari dokumen-dokumen seperti Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) maupun harga di pasaran.

Sementara itu, Febrie mengatakan pihaknya telah diberi lampu hijau dari Kementerian Hukum dan HAM untuk mengejar aset tersangka ASABRI di luar negeri. Kendati demikian, ia mengakui masih ada syarat yang harus dipenuhi.

"Nanti disiapkan penyidik untuk nanti apabila itu bisa selesai kemungkinan penyidik sudah bisa melakukan pemeriksaan di Kedutaan Singapura yang pertama ya," pungkasnya.

Diketahui, Kejagung telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka. Selain Heru dan Benny, tersangka lain yang telah ditetapkan adalah dua mantan Dirut ASABRI Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damir dan Letjen (Purn) Sonny Widjaya.

Lima tersangka lainnya adalah Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, mantan Direktur Keuangan ASABRI Bachtiar Effendi, mantan Direktur ASABRI Hari Setiono, mantan Kepala Divisi Investasi ASABRI Ilham W Siregar, dan Direktur Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.

Berdasarkan hasil audit sementara yang dikerjakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut mencapai Rp23 triliun lebih. (Tri/OL-09)

Baca Juga

MI/Susanto

Pemimpin OTT Bupati Nganjuk tidak Lolos Tes ASN

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 10 Mei 2021, 12:34 WIB
Harun merupakan salah satu orang yang dinyatakan gagal dalam tes wawasan kebangsaan. Dia tetap melakukan pemberantasan korupsi meski status...
MI/Heri Susetyo

Bupati Nganjuk Kena OTT, Kemendagri Tugaskan Gubernur Tunjuk Plt

👤Indriyani Astuti 🕔Senin 10 Mei 2021, 12:00 WIB
Hal itu agar pelayanan publik tetap berjalan meskipun Bupati Nganjuk, sebagai kepala daerah, tengah menjalani proses...
Antara

Ruangan BKD Nganjuk Disegel

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 10 Mei 2021, 11:40 WIB
Informasinya, ruangan di BKD Kabupaten Nganjuk yang disegel itu adalah ruang sub bidang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berharap tidak Ada Guncangan Baru

LAPORAN Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2021 tumbuh di angka -0,74% (year on year/yoy).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya