Jumat 26 Februari 2021, 20:46 WIB

Paspampres : Sekedar Ditendang itu Ringan, Aturannya Ditembak

Nur Azizah | Politik dan Hukum
Paspampres : Sekedar Ditendang itu Ringan, Aturannya Ditembak

Antara
Ilustrasi

 

ANGGOTA Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terekam kamera menendang pengendara motor gede yang menerobos Jalan Veteran III, Jakarta Pusat. Kawasan itu merupakan wilayah Ring 1 di bawah pengamanan Paspampres.

Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang menegaskan tindakan Paspampres kepada pengendara moge yang menerobos Ring 1 tak berbahaya. Menurutnya, itu tindakan paling ringan.

"Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Dan sebetulnya itu sudah tindakan yang paling ringan," kata Wisnu kepada wartawan, Jakarta Pusat, Jumat (26/2).

Wisnu menyampaikan berdasarkan aturan siapapun yang menerobos Ring 1 harus dilumpuhkan. Itu sudah tertuang dalam Keputusan Panglima TNI tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 59 Tahun 2013 tentang Pam VVIP.

Baca juga : Kejaksaan Akan Kaji Pengurangan Vonis Seumur Hidup

"Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP diaturannya ditembak, dilumpuhkannya dengan cara ditembak karena sudah mengancam. Sudah menerobos artinya mengancam. Kita kan tidak tahu dia mau nerobos mau apa, mau sabotase mau apa," jelasnya.

Wisnu menuturkan tindakan Paspampres bentuk kewaspadaan. Terlebih, pengendara sudah beberapa melakukan aksinya di kawasan tersebut.

"Ya orang dibehentikan saja enggak mau, bagaimana mau kita ingatkan. Karena sudah sering, setiap Sabtu sore, Minggu pagi dijadikan balapan di situ dengan knalpot racing," kata Wisnu.

Sebelumnya beredar video yang menunjukkan seorang anggota Paspampres tengah menendang pengendara moge yang melintas di Jalan Veteran III. Beragam komentar warganet pun muncul lantaran aksi tersebut.  (OL-2)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Ombudsman Sarankan Negara Bentuk Badan Khusus Kelola TMII

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:35 WIB
TMII tidak boleh dikelola sembarangan mengingat luas aset negara ini sekitar 150...
ANTARA

Teror Terhadap Novel dan Simbol Berantas Korupsi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:25 WIB
Kapolri didesak mengakhiri kultur impunitas atas serangan terhadap pembela hak asasi manusia (HAM) di...
MI/SUSANTO

Dugaan Korupsi Mandala Krida, KPK Periksa 10 Saksi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:15 WIB
Hingga kini KPK belum mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Perprov DIY...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya