Rabu 24 Februari 2021, 10:44 WIB

MK Diminta Tolak Sengketa Pemilihan Bupati Samosir

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
MK Diminta Tolak Sengketa Pemilihan Bupati Samosir

MI/Duta
Ilustrasi sengketa pilkada

 

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Samosir menilai permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati Samosir Tahun 2020 yang diajukan paslon nomor urut 3 Rapidin Simbolon-Juang Sinaga ke Mahkamah Konstitusi (MK) telah melewati tenggat waktu.

KPU selaku termohon mencatat permohonan Rapidin Simbolon-Juang Sinaga diajukan terhadap keputusan hasil pemilihan Bupati yang memenangkan paslon nomo urut 2 Vandiko Timotius-Martua Sitanggang tertanggal 16 Desember 2020 pukul 22.24 WIB. Karenanya, sudah sepatutnya perkara dengan Nomor 100/PHP.BUP-XIX/2021 tersebut dibatalkan oleh MK.

"Permohonan telah melampaui tenggang waktu. Permohonan ini diajukan terhadap Keputusan Termohon tertanggal 16 Desember 2020 pukul 22.24 WIB sehingga permohonan ini telah melampaui tenggang waktu yang ditentukan ketentuan yang berlaku," kata kuasa hukum KPU Kabupaten Samosir Hadiningtyas saat dikonfirmasi, Rabu (24/2).

Baca juga:  Korupsi Makanan Warga Terdampak Covid-19, Sekda Samosir Tersangka

KPU Samosir juga meluruskan tudingan kubu Rapidin Simbolon-Juang Sinaga mengenai syarat pencalonan yang tidak dipenuhi oleh paslon pemenang suara terbanyak yaitu Paslon Nomor Urut 2 Vandiko Timotius Gultom dan Martua Sitanggang.

Terhadap tudingan tersebut, KPU menyatakan tidak ada masalah dengan syarat pencalonan paslon nomor urut 2.

"Misalnya soal kelengkapan surat NPWP, tidak ada tunggakan pajak, perbedaan nama dalam ijazah dengan e-KTP serta adanya ijasah palsu paslon nomor urut 2. Dalil-dalil Pemohon tersebut adalah tidak benar," ucap Hadiningtyas.

"Terkait membagi-bagikan 60.000 karung beras, ribuan parsel dan sejumlah uang, cindera mata, masker kepada para pemilih, KPU tidak pernah menerima laporan dari masyarakat ataupun rekomendasi Bawaslu soal dalil tersebut," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Pengacara Nurhadi Sebut Uang Suap Hanya Sampai ke Rezky 

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 05 Maret 2021, 23:34 WIB
"Fakta yang terjadi, uang tidak pernah sampai kepada Terdakwa I (Nurhadi), hanya sampai di Terdakwa II (Rezky)," aku...
MI/ Adam Dwi

Komjak Ingatkan Potensi Intervensi Sidang Mafia Tanah

👤Ant 🕔Jumat 05 Maret 2021, 23:00 WIB
Komjak mendorog oknum yang terlibat kasus mafia tanah harus dihukum lebih...
DOK/PANITIA KLB DEMOKRAT

Sekretaris OC KLB Partai Demokrat: Kami Miliki Kepesertaan Legal

👤Media Indonesia 🕔Jumat 05 Maret 2021, 21:50 WIB
Para ketua DPC sudah mengajukan permintaan sebelum KLB...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya