Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan survei terkait dengan kondisi politik di Indonesia. Salah satunya terkait dengan tingkat kedekatan partai politik dengan rakyat.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyampaikan dari hasil survei terlihat kedekatan responden dengan partai politik. PDI Perjuangan berada di urutan pertama sebesar 35,4%, disusul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 13,1%, lalu Gerindra 12,4%, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 8,6%, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 5,7%, Partai Amanat Nasional (PAN) 4,1%, NasDem 3,8%, Demokrat 1,8%, Hanura 0,9% dan partai lainnya.
"Responden yang menyatakan cukup dekat dengan partai 56,6%, sangat dekat 15,9%," ujarnya dalam rilis hasil survei bertajuk " Evaluasi Publik Terhadap Kondisi Nasional dan Peta Awal Pemilu 2024" secara daring, Senin (22/2).
Padahal, Demokrat pernah menjadi pemenang pemilu legislatif pada 2009 dengan perolehan 20,85% atau 21.703.137 suara. Pada 2009, Partai Demokrat menguasai parlemen dengan jumlah 150 kursi anggota DPR.
Baca juga: Edhy Prabowo: Jangankan Vonis Mati, Lebih Dari itu Saya Siap
Selain itu, hasil survei LSI juga mengungkapkan bahwa publik terhadap partai politik cenderung masih rendah. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga paling tinggi kepada TNI sebesar 70%, disusul kepala daerah yakni Gubernur 77%, bupati/wali kota 76%, lalu presiden 68%, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 66%, Kepolisian 70%, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 63%, terakhir partai politik 60%.
LSI juga merilis nama-nama yang disebut publik menjadi pilihan calon presiden pada pemilu 2024.
"Top of mind atau responden menyebutkan nama presiden Joko Widodo (Jokowi) tetapi ketika ada pertanyaan semi terbuka tanpa memasukan nama Jokowi karena tidak bisa tiga periode, ada Prabowo Subianto (Menteri Pertahanan) 22,5%, menyusul Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 10,6% dan Gubernur DKI Jakarta 10,2%, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) 7,2%, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 5,5%, Menteri Sosial Tri Rismaharini 5,0%. Nama-nama yang sudah beredar di masyarakat," paparnya. (OL-4)
Struktur kekuatan partai politik di Indonesia saat ini belum merata di seluruh wilayah.
partai politik yang terbukti melanggar prinsip-prinsip konstitusional, pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung, berpotensi dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Ia menambahkan, pandangan tersebut juga muncul dari internal partai politik.
Permohonan yang terdaftar dengan Nomor 233/PUU-XXIII/2025 itu mempersoalkan kewajiban calon legislatif untuk berasal dari partai politik.
Syarat keanggotaan partai politik bagi calon legislatif merupakan bentuk ketidakadilan konstitusional.
BELUM genap setahun menjabat, tiga kepala daerah di Indonesia dari Provinsi Riau, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Kolaka Timur ditangkap OTT KPK
Berdasarkan survei itu, Fernando menjelaskan secara umum masyarakat masih menaruh harapan besar kepada penegakan hukum meski saat ini tengah mendapat sorotan.
Sejak berhasil mendapatkan pendanaan Seri A tahun 2022 lalu, Populix mengaku berupaya memperluas akses masyarakat terhadap riset.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dinyatakan terbaik karena dianggap berhasil menurunkan ongkos naik haji.
Kemenangan tersebut merupakan kemenangan bersama. termasuk dua paslon lain yang terlibat pada kontestasi Pilkada Serentak 2024.
PASANGAN M Toha-Rohman mengalami peningkatan elektabilitas di Pilkada Musi Banyuasin berdasarkan survei FIXPOLL Indonesia.
KE manakah 'berlabuh' suara pendukung Anies Baswedan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta? Kiranya jawabannya bukan 'golput' atau tidak menggunakan hak pilih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved