Kamis 18 Februari 2021, 19:25 WIB

Pemda Papua dan Papua Barat Harus Dievaluasi

Sri Utami | Politik dan Hukum
Pemda Papua dan Papua Barat Harus Dievaluasi

DOK DPR RI
Anggota Komisi II DPR Ri dari Fraksi Partai NasDem Aminurokhman

 


TEMUAN dugaan penyelewengan anggaran dana otonomi khusus (Otsus)Papua dan Papua Barat senilai Rp1,8 triliun mencerminkan buruknya akutabilitas dan tata kelola pemerintah daerah. Hal tersebut kemudian harus segera dievaluasi sehingga fungsi pengawasan berjalan dengan baik. 

"Secara akutabilitas dan tata kelola pemerintahan di sana harus dievaluasi. Karena di sana pasti ada pengawasan internal," ujar anggota Komisi II DPR Aminurokhman saat dihubungi, Kamis (18/2).

Anggota Fraksi NasDem tersebut juga menekankan pada dua hal yang harus dicermati setelah temuan dugaan penyelewengan anggaran dana Otsus Papua. Pertama, memastikan pemerintah daerah Papua dan Papua Barat telah menindaklanjuti hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

"Selanjutnya jika temuan tersebut administratif maka pemda di sana harus menindaklanjuti. Tapi jika itu pidana maka pemda di sana juga yang harus bertanggung jawab," lanjut Aminurokhman.

BPK, sambungnya, melakukan audit setiap tahun untuk memastikan anggaran yang diberikan digunakan dengan baik. Namun, adanya temuan oleh kepolisian itu menimbulkan pertanyaan. 

"BPK melakukan pemeriksaan itu setiap tahun. Apakah temuan ini adalah akumulasi dari temuan-temuan sebelumnya maka harus dipertanyakan ada apa ini," cetus Aminurokhman.

Selain memastikan hasil audit BPK tersebut, Aminurokhman mengatakan Komisi II DPR akan meminta klarifikasi kepada pemerintah khususnya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

"Kita akan meminta klarifikasi kepada Mendagri sejauh mana temuan di sana apakah itu masuk ranah admintratif atau hukum lalu bagaimana pengawasannya.  Karena APBN  yang kami setujui termasuk otsus juga komitmen negara untuk percepatan pembangunan di sana," ungkapnya. 

Aminurokhman juga menyatakan dukungan atas langkah polisi untuk menylisik lebih jauh dugaan penyelewengan anggaran dana otsus tersebut.  "Tentu polisi juga yang lebih tahu jika memenuhi unsur-unsurnya dan juga sejauh mana penegakan hukum dilakukan secara profesional dam proposional," ujarnya. (P-2)

Baca Juga

MI/Tiyok

Stigma Anak dari Pelaku Terorisme jadi Kendala Pemulihan

👤Antara 🕔Sabtu 17 April 2021, 04:03 WIB
Padahal, kata dia, anak-anak tersebut korban dari pola asuh orang tua yang...
MI/M. Irfan

Emil Salim Minta Jokowi Kaji Ulang Pemindahan Ibu Kota

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 17 April 2021, 00:32 WIB
Menurutnya, permasalahan yang ada di Jakarta bukan alasan kuat untuk memindahkan IKN ke...
Ist

Jelang Reshuffle, Anggota DPR Rapsel Ali Menghadap Presiden

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 16 April 2021, 21:18 WIB
Kepada Presiden, Rapsel Ali melaporkan perkembangan timnya yang sudah menuntaskan dua seri Moto2 di Doha,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya