Senin 15 Februari 2021, 19:36 WIB

Prasetijo Akui Terima Uang dari Tommy Sumardi

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Prasetijo Akui Terima Uang dari Tommy Sumardi

Antara
Terdakwa Prasetijo Utomo

 

MANTAN Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri Brigjen Polisi Prasetijo Utomo mengakui telah menerima uang dari Tommy Sumardi, perantara Joko Tjandra. Namun jumlahnya hanya USD 20 ribu atau kurang dari bukti yang dipaparkan jaksa, USD 100 ribu.

"Saya mengakui menerima uang USD 20.000 dolar AS dari Tommy Sumardi, tidak lebih dan tidak kurang," ungkapnya saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (15/2).

Ia mengaku uang itu murni pemberian Tommy dan tanpa permintaan atau paksaan. Uang yang diterima pada 27 April 2020 itu, kata dia bukan berkaitan dengan perkara namun berlandaskan pertemanan.

"Namun, saya tidak pernah menyangka penerimaan uang itu jadi perbuatan pidana yang berujung pada persidangan saya," jelasnya.

Baca juga : Kapolri akan Selektif Usut Pelaporan dengan UU ITE

Prasetijo mengaku kaget pemberian itu dijadikan landasan untuk menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus penghapusan red notice Joko Tjandra. Terlebih dirinya sama sekali tidak memiliki kewenangan untuk melakukan upaya tersebut.

Uang yang disebut-sebut sebagai suap itu, lanjut dia, sudah seluruhnya dikembalikan kepada negara melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propram) Polri.

"Bukan dalam lidik dan sidik dan hukumannya adalah kode etik yang mana jabatan saya sudah dinonaktifkan dari kepolisian," pungkasnya.

Prasetijo tersangkut kasus suap penghapusan red notice Joko Tjandra. Ia dituntut 2,5 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan karena menerima suap USD 100 ribu dari Joko Tjandra. (OL-2)

 

Baca Juga

marineinsight.com

Bea Cukai Gresik Gagalkan Penyelundupan Kapal Roro asal Jepang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 21:00 WIB
Bea cukai Gresik menggagalkan penyelundupan kapal Roll-on/Roll-off (Roro) yang dilakukan salah satu perusahaan penyeberangan di...
MI/ Rahmatul Fajri

Polri Luncurkan Aplikasi untuk Permudah Bikin SIM

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 13 April 2021, 20:43 WIB
Masyarakat yang hendak menggunakan layanan ini cukup dengan mengunduh aplikasi SINAR di Playstore Andorid maupun...
Antara

Luhut Dorong KPK Perkuat Pengawasan Megaproyek Nasional

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 20:26 WIB
"KPK ini super sakti. Kalau KPK bisa memainkan peran dengan pas, pencegahan banyak, akan menurunkan korupsi," tandas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya