Sabtu 06 Februari 2021, 23:20 WIB

Marzuki Alie: Dulu SBY Pasti Marah Jika Ada Uang Mahar

Anggi Tondi Martaon | Politik dan Hukum
Marzuki Alie: Dulu SBY Pasti Marah Jika Ada Uang Mahar

Antara
Marzuki Alie

 

MANTAN Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini.

Salah satunya karena kewajiban setoran uang mahar bagi kader yang ingin maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Kalau di zaman saya dulu ada kader mau maju jadi kepala daerah itu enggak ada setar-setor sama sekali. Maksudnya ada 'uang mahar'," kata Marzuki pada video di akun YouTube Medcom.id, Sabtu, (6/2).

Mantan Ketua DPR itu menyebutkan informasi tersebut diperoleh dari pengakuan kader-kader binaannya yang ingin maju dalam pilkada.

Banyak dari mereka urung mencalonkan diri karena tidak bisa memenuhi uang mahar tersebut.

"Ini kan memprihatinkan padahal mereka sudah berjuang mendapatkan kursi di daerah masing-masing," tandasnya.

Kondisi tersebut, sambungnya, bisa jadi permainan di lingkaran Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ia menegaskan praktik tersebut sangat tidak dibenarkan pada eranya. Bahkan, eks Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah besar jika mengetahui hal itu. 

"Pak SBY bilang ke saya, 'Pak Marzuki saya ini menjaga muruah partai luar biasa tapi saya seperti ditusuk-tusuk dari belakang karena mereka main uang.' Ini cerita saat saya jadi sekjen," sebut dia.

Bahkan, kata Marzuki, Demokrat dulu menyokong kader yang ingin maju dalam kontestasi kepala daerah. Salah satunya, memberikan bantuan logistik kampanye.

"Itu yang kita lakukan. Kalau kondisi sekarang begini itu yang membuat keprihatinan saya," pungkasnya. (OL-8)




 

Baca Juga

Dok. Puspen TNi

Gerebek Honai KKB Papua, TNI-Polri Amankan Dokumen OPM          

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 16 Mei 2021, 18:30 WIB
"Hasil dari penggerebekan di Honai Numbuk Talenggeng antara lain senapan angin, amunisi kaliber 5,56 mm, empat buah HP, 30 anak panah,...
Ilustrasi

Tiga Anggota Kelompok Teroris Lekagak Telenggen Serahkan Diri

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 16 Mei 2021, 17:12 WIB
"Tiga anggota KKB yakni YAW, MM dan OM yang merupakan anak buah Lekagak Telenggen telah menyerahkan diri, Sabtu," ujar...
dok.facebook

Menanti Tersangka Korporasi dalam Kasus ASABRI

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 16 Mei 2021, 14:45 WIB
PENYIDIK Kejaksaan Agung sampai saat ini belum menetapkan tersangka korporasi dalam dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kekerasan Mengguncang Gaza, Israel, dan Tepi Barat

Sejak Senin (10/5), 132 kematian warga Palestina telah terdaftar di Gaza dan sembilan di Israel, termasuk beberapa anak di bawah umur.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya