Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KINERJA Kejaksaan Agung (Kejagung) diacungi jempol. Korps Adhyaksa itu mampu mengungkap dua kasus korupsi besar, yakni PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau ASABRI (Persero).
"Kinerja Kejagung kita dalam mengusut kasus korupsi dana PT ASABRI maupun kasus PT Jiwasraya ini patut diacungi jempol" kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni dalam keterangan tertulis, Jumat (5/2.
Pembuktian kinerja moncer itu dapat dilihat dari pengungkapan delapan tersangka korupsi ASABRI. Sedangkan enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Jiwasraya.
Baca juga: Kejagung Periksa Petinggi Enam Perusahaan Mitra Asabri
"Kejagung berhasil dengan cepat dan efektif menangkap dan membawa ke pengadilan orang-orang yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut," ungkap dia.
Legislator asal Tanjung Priok, Jakarta, itu menyebutkan kerugian negara akibat kedua kasus tersebut cukup besar. Tentu, halangan pengungkapan yang dihadapi tidak mudah.
"Jadi, apresiasi sekali lagi untuk kinerja Kejagung yang begitu baik menangani kasus ini," sebut dia.
Meskipun begitu, tugas Kejaksaan Agung belum selesai. Instansi penegak hukum yang dipimpin Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin itu harus mampu menyelamatkan aset-aset maupun dana nasabah dari kedua kasus korupsi tersebut.
"Dan dapat mengembalikan kerugian negara," tegas Sahroni.
Pengungkapan kasus Jiwasraya dan ASABRI cukup menarik perhatian. Sebab, nilai kerugian negara cukup besar.
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat kerugian negara akibat kasus korupsi Jiwasraya mencapai Rp16,8 triliun. Sedangkan nilai kerugian kasus ASABRI lebih fantastis, mencapai Rp22 triliun. (OL-1)
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Aset milik Pendiri PT AKT Samin Tan (ST) bakal disita.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengumumkan adanya penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
PENGAMAT intelijen Sri Rajasa, mengatakan penyidik harus transparan mengungkap siapa saja pihak negara yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran pertambangan yang melibatkan Samin Tan.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memastikan kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) milik Samin Tan diusut menggunakan KUHAP baru.
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
OJK mengatakan proses likuidasi PT Asuransi Jiwasraya berjalan sesuai rencana. Hampir seluruh polis telah berhasil direstrukturisasi dan dialihkan ke IFG Life.
Tessa mengatakan, laporan itu masih pada tahap penelaahan. Hingga kini, masalah yang diadukan itu belum naik ke tahap penyelidikan, maupun penyidikan.
Temuan BPKP mengungkap terdapat kerugian sebesar Rp 204,3 miliar dan hasil investigasi terdapat fraud Rp 257 miliar.
KPK diharap tidak mengabaikan aduan tersebut. Penindakan dinilai bentuk dari pembersihan perilaku rasuah di Indonesia.
Pujiyono menerangkan bahwa Indonesia sudah memiliki undang-undang yang mengatur soal denda damai.
Perusahaan pelat merah itu mengalami persoalan gagal bayar klaim nasabah dan terjerat kasus dugaan korupsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved